16 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pengakuan Tim Monitoring Harga TBS: Ada PMKS Ingin Mengelabui, Akhirnya...

...

  • SUDIRMAN
  • 03 October 2018 23:00 WIB

Subangun Berutu. @Sudirman/portalsatu.com
Subangun Berutu. @Sudirman/portalsatu.com

SUBULUSSALAM - Tim Monitoring Harga Tandan Buah Segar (TBS) telah menyelesaikan kunjungan ke empat perusahaan perkebunan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) untuk memonitor langsung di lapangan setelah adanya kesepakatan bersama antara pemerintah dengan pihak perusahaan terkait penetapan harga TBS di wilayah Subulussalam.

Ketua Tim Monitoring Harga TBS Kota Subulussalam, Subangun Berutu, kepada portalsatu.com, Rabu, 3 Oktober 2018, mengatakan, pihaknya menemukan adanya indikasi pembohongan harga TBS yang disampaikan PMKS PT Samudera Sawit Nabati (SSN) kepada tim berbeda dengan yang diterima pemasok (supplier).

Subangun menjelaskan, kepada Tim Monitoring, pihak PT SSN melaporkan harga TBS Rp1.240 per kilogram. Namun kenyataannya tidak demikian, harga yang mereka beli dari supplier hanya Rp1.180 per kilogram.

"Bagian trading pemasaran Medan saudara Ajon memberikan informasi tidak benar, seakan ingin mengelabui tim. Di satu sisi terlihat harga sudah hampir menyesuaikan, setelah kita cross check ke salah satu supplier di lapangan ternyata Rp1.180 per kilogram," kata Subangun Berutu.

Menurut Subangun Berutu, hal ini disebabkan pihak PMKS tidak mengumumkan harga pada papan di pabrik. Para supplier tidak mengetahui harga TBS sebenarnya, sehingga petani sawit selalu yang dirugikan.

Semua temuan yang melanggar hasil kesepakatan telah tertuang dalam laporan Tim Monitoring Harga TBS disampaikan kepada Gubernur Aceh, Wali Kota Subulussalam dan unsur Muspida serta Ketua Tim Penetapan Harga TBS Provinsi Aceh.

"Tanggal 5 Oktober ada pembahasan Tim Penetapan Harga TBS Provinsi, kita usahakan ini jadi pembahasan nantinya untuk se-Aceh," ungkap Subangun Berutu.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.