24 January 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Petani di Aceh Utara Keluhkan Harga Karet Rendah

...

  • Fazil
  • 09 January 2019 13:30 WIB

Ilustrasi penyadapan getah karet. Foto: lampungpro
Ilustrasi penyadapan getah karet. Foto: lampungpro

ACEH UTARA - Petani di Aceh Utara mengeluhkan harga karet yang masih murah sehingga mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Salah seorang petani karet, Mulyadi, warga Gampong Darussalam, Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara, mengatakan, selama ini harga karet hanya sekitar Rp5 ribu perkilogram. Bahkan harga ini sudah bertahan lama dalam beberapa tahun terakhir ini.

"Kami sebagai petani karet hanya bisa berharap kepada pemerintah agar harga karet dapat distabilkan kembali, mengingat harga kebutuhan pokok di pasar saat ini pun serba naik. Sehingga petani perlu mendapatkan perhatian dengan cara menyesuaikan harga komoditas hasil produksi para petani. Tentu tidak hanya karet, tapi  juga komoditas lainnya," kata Mulyadi kepada portalsatu.com, Rabu, 9 Januari 2019.

Menurut Mulyadi, apabila pemerintah menstabilkan harga karet,  otomatis masyarakat petani tidak lagi mengeluh. Karena dengan setabilnya harga karet maka nantinya warga bisa memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Di samping itu, Mulyadi mengaku bahwa ketika musim hujan tiba masyarakat tidak dapat sepenuhnya menyadap karet, karena getah yang disadap habis oleh air hujan. Jika dibandingkan saat musim panas, walaupun getah (karet) sedikit yang didapatkan tetapi bisa menyadap setiap hari, dengan harga saat dijual kepada pengumpul karet senilai Rp5 ribu/kg.

"Kalau kita bandingkan harga karet pada tahun 2010 lalu, tentu jauh berbeda dengan harga saat ini. Ketika itu harganya berkisar antara Rp11 ribu dan Rp12 ribu perkilogram. Dengan harga karet seperti itu maka petani lebih semangat untuk menghasilkan karet. Intinya, kita berharap kepada pemerintah agar dapat distabilkan harga karet, karena belum lagi biaya perawatan dan sebagainya yang cukup tinggi tentu tidak sesuai dengan harga jual karet seperti sekarang ini," ujar Mulyadi.[]
 

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.