27 June 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Petronas Ingin Masuk ke Aceh, BPMA akan Cari Cadangan Migas

...

  • Jamaluddin
  • 20 February 2019 16:00 WIB

Plt. Kepala BPMA Azhari Idris, usai FGD bahas masaalah migas di Paradigma Café, Jl. Teuku Moh. Hasan, Batoh, Lueng Bata, Banda Aceh, pada 20 Februari 2019 @Jamaluddin/portalsatu.com
Plt. Kepala BPMA Azhari Idris, usai FGD bahas masaalah migas di Paradigma Café, Jl. Teuku Moh. Hasan, Batoh, Lueng Bata, Banda Aceh, pada 20 Februari 2019 @Jamaluddin/portalsatu.com

BANDA ACEH - Plt. Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Azhari Idris mengatakan Aceh sedang dilirik oleh Petronas yang merasa tertarik untuk berinvestasi.

Azhari mengatakan, di Kantor pusat Petronas mereka sudah meminta untuk melihat potensi di Aceh.

"Petronas ingin masuk ke Aceh, mereka ingin masuk ke sini, mereka akan melihat apakah ada wilayah-wilayah kerja baru yang bisa ditawarkan untuk investor, dan mereka sendiri merasa tertarik untuk bekerja di sini," katanya.

Hal itu disampaikan Azhari kepada sejumlah wartawan setelah Focus Group Discussion dengan tema BPMA; Potensi ekonomi, investasi, dan masa depan Aceh sektor Hulu Migas (denyut Nadi Migas di Aceh) yang diselenggarakan oleh Aceh Institute (AI) di Paradigma Café, Batoh, Lueng Bata, Banda Aceh, 20 Februari 2019.

Oleh sebab itu, kata dia, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengambil langkah tambahkan pengeboran sumur-sumur baru di Aceh untuk mengetahui potensi cadangan. 

"PHE juga nantinya setelah perpanjangan izin dilakukan secara legal akan meminta Pertamina untuk melakukan pengeboran-pengeboran baru dan mengaktifkan sumur-sumur lama yang ditinggalkan ExxonMobil untuk mendapatkan tambahan produksi gas," katanya.

Selain akan melakukan pengeboran di Aceh Timur, pada tahun ini ia menargetkan pada kuartal tiga dan empat perusahaan Repsol juga akan dilakukan pengeboran di wilayah laut di Pidie Jaya juga dengan harapan untuk menambah produksi cadangan gas baru.

"Mudah-mudahan di sana kita bisa menambah produksi Aceh dan menambah keuangan buat Aceh," kata Azhari[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.