02 April 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


PHE Tak akan Berinvestasi di Blok B Aceh Utara Tahun Depan, Ini Kata BPMA

...

  • PORTALSATU
  • 17 December 2019 12:30 WIB

Ilustrasi - Blok B di Aceh Utara. Foto dok BPMA
Ilustrasi - Blok B di Aceh Utara. Foto dok BPMA

BANDA ACEH - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) belum berencana melakukan kegiatan investasi tambahan di Blok North Sumatra B (NSB) atau Blok B di Aceh Utara pada tahun depan.

"Belum ada investasi. Selama setahun ke depan belum ada investasi,” kata Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Teuku Mohamad Faisal, dilansir katadata.co.id, Selasa, 17 Desember 2019.

Menurut Faisal, PHE memang belum melakukan kegiatan investasi apapun di Blok B pada 2018 dan 2019. Padahal, perusahaan telah menganggarkan biaya operasional (operating expense/opex) untuk biaya operasi dan layanan pada periode tersebut. "Untuk penambahan unit dan aset eksplorasi itu tidak ada,” ujarnya.

PHE enggan melakukan investasi tambahan mengingat kontraknya pada akhir 2018-2019 hanya berlaku per enam bulan. “Kalau tidak pasti mereka agak ragu nanti bagaimana pengembaliannya," kata Faisal. 

Kini PHE mendapatkan perpanjangan kontrak sementara selama setahun di Blok B, terhitung 18 November 2019. 

PHE menjamin operasi dan produksi blok migas tersebut tetap terjaga. “Dalam masa perpanjangan ini, tentu PHE NSB akan memastikan kelancaran operasi di Blok B, juga berupaya menjaga produksi sesuai dengan target dalam rangka menunjang kebutuhan migas nasional,” ujar Direktur Utama PHE, Meidawati, bulan lalu.

Dalam perpanjangan sementara selama setahun, PHE nantinya bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aceh untuk mengelola Blok B.

Pelaksana Tugas Dirjen Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, menjelaskan keputusan perpanjangan kontrak sementara berdasarkan hasil diskusi dengan Pertamina dan BPMA  Selama setahun ke depan, kontrak bagi hasil tetap menggunakan skema cost recovery

Djoko berharap investasi di Blok B tak terhambat. Sebab, perpanjangan kontrak sementara selama setahun itu jauh lebih lama dari awalnya hanya 45 hari.  Dia pun optimistis, waktu tersebut cukup untuk menyamakan pandangan Pemerintah Pusat (Pempus) dan Provinsi (Pemprov) Aceh mengenai skema kontrak bagi hasil ke depan.

Untuk diketahui, mulanya Blok B yang dikelola PT PHE sejak Oktober 2015 setelah mengakuisisi hak kelola ExxonMobil, kontraknya berakhir pada 3 Oktober 2018. Menteri ESDM lalu menyetujui perpanjangan kontrak sementara sesuai usulan BPMA, yakni selama enam bulan, sejak 4 Oktober 2018 sampai 3 April 2019.

PHE kemudian mendapatkan kontrak sementara kedua berlaku 4 April hingga 3 Oktober 2019. Selanjutnya, PHE diberikan kontrak sementara pengelolaan Blok B selama 45 hari dan berakhir pada 17 November 2019 lalu.[]Sumberkatadata.co.id/nsy

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.