16 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


PLN Serap Gas dari Blok A hanya Lima Bulan

...

  • PORTALSATU
  • 08 October 2018 21:30 WIB

ilustrasi. @ist/net
ilustrasi. @ist/net

JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) menyatakan hanya menyerap gas dari Blok A di Aceh dalam jangka pendek. Penyaluran gas hanya berlaku lima bulan sejak mengalir pada 28 Agustus 2018.

Kepala Divisi Pengadaan Bahan Bakar Minyak dan Gas Bumi PLN, Chairani Rachmatullah, mengatakan alasan menyerap gas dari Blok A hanya lima bulan, karena itu adalah jatah PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Krueng Geukueh, Aceh Utara. "Cuma dikasih lima bulan," kata dia di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin, 8 Oktober 2018.

Awalnya, gas dari Blok A di Aceh Timur memang dijual ke PT PIM melalui PT Pertamina (Persero) dengan volume 58 MMscfd. Adapun operator Blok A adalah PT Medco E&P Indonesia.

Namun, hal itu tidak berjalan mulus karena secara teknis jika dialirkan gas ke PIM akan melawan arus pipa. Alhasil Pertamina mengalihkan penyaluran gas jatah PIM itu ke PLN di Belawan, Sumatera Utara. Sedangkan pasokan untuk PIM menggunakan gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) yang dibeli PLN dari LNG Tangguh Papua kemudian diregas oleh PT Perta Arun Gas (PAG) di Lhokseumawe.

Pertamina menjual gas Blok A ke PLN dengan harga yang sama seperti menjualnya ke PIM. Nilainya yakni US$ 7,08 per mmbtu.

Volume gas yang mengalir ke PLN sebesar 22 bbtud. Namun, Chairani mengaku gas yang diterima PLN dari Blok A saat ini sekitar 8 bbtud. Angka ini lebih kecil dari yang disepakati sebelumnya.

Menurutnya, penyebab belum maksimalnya penyaluran gas dari Blok A karena Medco tengah memperbaiki sumur gasnya. "Janjinya sampai 22 BBTUD, tapi sampai hari ini belum mencapai itu," kata dia.

Dengan demikian, pada Januari 2019 nanti, PLN pun tidak lagi menyerap gas Blok A. Sebagai ganti pasokan, PLN akan menggunakan gas alam cair. Apalagi ini lebih murah.

Penulis: Anggita Rezki Amelia.[]Sumber: katadata.co.id

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.