23 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Realisasi Keuangan APBA 2019: Separuh Belanja Aceh Untuk Triwulan IV? 

...

  • PORTALSATU
  • 08 September 2019 14:50 WIB

Sumber: p2k-apba.acehprov.go.id
Sumber: p2k-apba.acehprov.go.id

BANDA ACEH - Realisasi keuangan APBA tahun 2019 sampai 6 September baru 38,7 persen, masih jauh dari angka separuh jumlah anggaran. Sedangkan realisasi fisik 43 persen.

Data itu dilihat portalsatu.com pada laman resmi Percepatan dan Pengendalian Kegiatan APBA (P2K-APBA), Ahad, 8 September 2019. Dari total anggaran belanja 2019 senilai Rp17,104 triliun, Pemerintah Aceh menargetkan realisasi keuangan sampai 30 September sebesar 55 persen dan fisik 60 persen. 

Apabila target itu tercapai, Pemerintah Aceh hanya memiliki sisa waktu tiga bulan untuk merealisasikan keuangan sekitar 45 persen lagi. Kondisi tersebut menunjukkan, dalam tiga triwulan atau sembilan bulan (Januari - September) hanya mampu direalisasikan separuh anggaran belanja. Sehingga separuh lagi harus dikucurkan dalam tiga bulan sisa tahun anggaran atau Triwulan IV (Oktober - Desember) 2019.

Sementara itu, Data Pantau Tender APBA 2019, dari total 1.246 paket senilai Rp3,09 triliun di 38 Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA), sebanyak 387 paket (31 persen) belum tanda tangan kontrak. Paling banyak Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) 129 paket, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) 38, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Tanbun) 32, Dinas Perternakan (Disnak) 26 dan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) 21 paket. Sebanyak 20 SKPA lainnya 1 sampai 17 paket.

Data Pantau Tender Otsus Kab/Kota 2019, dari 1.519 paket senilai Rp2,21 triliun untuk 23 kabupaten/kota, belum teken kontrak 357 paket (24 persen). Di antaranya, Aceh Tamiang 37 paket, Gayo Lues 36, Aceh Besar 33, Aceh Utara 31, Simeulue 26, Aceh Jaya 25, Bener Meriah 24, Lhokseumawe 24 dan Nagan Raya 21 paket. Sebanyak 14 kab/kota lainnya 2 hingga 19 paket.

Sebelumnya, Sekda Aceh, Taqwallah, kepada para wartawan di Meuligoe Gubernur,  27 Agustus lalu, mengatakan rendahnya penyerapan APBA 2019 karena masih adanya beberapa kegiatan hibah yang belum direalisasikan. Menurut Sekda, Pemerintah Aceh sudah membuat rapat pimpinan untuk membahas penyerapan APBA. SKPA-SKPA yang berapor merah (realisasi keuangannya masih rendah) dipanggil satu persatu.[](nsy/*)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.