25 March 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Rencana Pinjaman Daerah Rp71 Miliar, Bupati Minta Persetujuan Dewan

...

  • PORTALSATU
  • 10 January 2018 16:00 WIB

Foto: Ilustrasi. @Istimewa
Foto: Ilustrasi. @Istimewa

LHOKSEUMAWE – Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, meminta persetujuan DPRK terhadap rencana pinjaman daerah senilai Rp71,67 miliar lebih.

Informasi diperoleh portalsatu.com, 10 Januari 2018, Bupati Aceh Utara meminta persetujuan DPRK melalui suratnya kepada Ketua DPRK tanggal 8 Desember 2017, perihal permohonan persetujuan pinjaman daerah.

Dalam surat tersebut, bupati menjelaskan, rencana pinjaman daerah Rp71,67 miliar lebih itu, karena adanya kebutuhan anggaran dalam rangka mempercepat pelaksanaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Aceh Utara yang dianggap mendesak pada tahun 2018. Rencana pinjaman daerah yang akan dilakukan pada lembaga pemberi pinjaman adalah pinjaman jangka menengah. Menurut bupati, rencana itu sebagai alternatif pembiayaan bagi Pemkab Aceh Utara.

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2011 tentang Pinjaman Daerah, pasal 35 ayat (2) dan ayat (3) menyatakan, sebelum pinjaman daerah jangka menengah diusulkan kepada calon pemberi pinjaman, bupati harus menyampaikan rencana pinjaman kepada Mendagri untuk mendapatkan pertimbangan, dan tembusannya disampaikan kepada gubernur dengan melampirkan surat persetujuan DPRD.

Dalam surat Bupati kepada Ketua DPRK Aceh Utara, turut dilampirkan daftar rencana kegiatan yang akan dibiayai dengan pinjaman daerah tersebut.

Belum dibahas

Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, H. Abdul Mutaleb alias Taliban mengatakan, pihaknya belum membahas surat bupati tersebut. “Golom (belum),” ujar Taliban menjawab portalsatu.com lewat telepon seluler, Rabu, sekitar pukul 15.00 WIB.

Taliban belum dapat memastikan, kapan DPRK akan membahas surat bupati yang meminta persetujuan terkait rencana pinjama daerah Rp71,67 miliar itu.

Ketua Badan Anggaran DPRK Aceh Utara, Arafat Ali, juga mengakui, sejauh ini belum ada jadwal rapat membahas surat bupati tersebut. Menurut Arafat, pihaknya masih menunggu hasil evaluasi Gubernur Aceh terhadap Rancangan Qanun Aceh Utara tentang APBK (RAPBK) tahun 2018. “Tadi saya hubungi Pak Sekda (Aceh Utara), katanya RAPBK 2018 masih dievaluasi oleh Gubernur (Aceh), belum selesai. Mudah-mudahan selesai dalam minggu ini,” kata Arafat saat dihubungi terpisah.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berencana meminjam uang bank pada tahun 2018 yang dianggarkan dalam RAPBK 2018 mencapai Rp71 miliar. “Ini keputusan akhir, kita anggarkan di buku rancangan kita untuk DPR (Rancangan APBK 2018 yang diserahkan ke DPRK). Kita minta utang (meminjam) ke pihak ketiga (bank) sekitar Rp71 miliar dengan tenggang waktu pembayaran tiga tahun. Jika kita hitung plus bunganya hampir seratuslah (Rp100 miliar),” ujar Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf alias Sidom Peng menjawab portalsatu.com di ruang kerjanya, Jumat, 15 Desember 2017.

Menurut Sidom Peng, rencana meminjam uang bank itu harus mendapat persetujuan DPRK dan rekomendasi Kemendagri. “Untuk sementara kita jalankan (alokasikan dalam RAPBK) dulu, apabila di kementerian tidak ada persetujuan untuk kebijakan ini, kita ambil septi tidak jadi ambil pinjaman. Namun, akan ada program-program yang harus kita tunda dulu supaya tidak membengkak lagi terjadinya defisit di Aceh Utara,” ucapnya.

“Dalam hal ini, saya sendiri selaku wakil bupati kemarin sudah membuat permohonan kepada Gubernur Aceh, dan gubernur sudah mendisposisi untuk penutupan anggaran di Aceh Utara, kebutuhan (agar) tidak terjadi pinjaman (utang) ke pihak ketiga. Mudah-mudahan pihak provinsi juga mengakomodir hal ini. Kemarin saya langsung menjumpai gubernur, berbicara dengan beliau dari hati ke hati tentang kondisi Aceh Utara saat ini,” kata Sidom Peng. (Baca: Pemkab Aceh Utara Berencana Pinjam Uang Bank Sebanyak Ini)

Catatan portalsatu.com, tahun 2016 lalu Pemkab Aceh Utara pernah mengupayakan pinjaman uang bank Rp50 miliar lebih, tapi gagal karena Mendagri tidak memberikan rekomendasi.[](idg)

Editor: IRMANSYAH D GUCI

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.