12 July 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia

Ekonomi Masyarakat Lumpuh
Sekretaris Komisi B DPRK Minta Pemko Tinjau Ulang Penutupan Pasar Mingguan Penanggalan

...

  • SUDIRMAN
  • 05 April 2020 12:00 WIB

Sekretaris Komisi B DPRK  Subulussalam, Karlinus. Foto dok portalsatu
Sekretaris Komisi B DPRK Subulussalam, Karlinus. Foto dok portalsatu

SUBULUSSALAM - Pengalihan pasar tradisional mingguan di Penanggalan ke pasar harian di Simpang Kiri untuk pencegahan penyebaran virus corona SARS CoV-2 mulai berdampak pada ekonomi masyarakat.

Aktivitas di pasar mingguan di Penanggalan sepi pengunjung, menyebabkan ekonomi masyarakat di sana berpotensi lumbuh total. Di sisi lain, ekses pengalihan ini menimbulkan kepadatan di pasar harian Simpang Kiri, terutama pada hari Minggu.

Kondisi ini memantik sejumlah protes dari warga Penanggalan lewat percakapan dalam grup WhatsApp Diskusi Publik Kecamatan Penanggalan. Mereka memprotes keras pengalihan pasar mingguan ke pasar harian.

Mereka menilai kebijakan ini berpotensi mematikan perekonomian masyarakat Penanggalan, yang selama ini mencari nafkah berjualan di pasar mingguan.

(Pasar mingguan Penanggalan sepi pengunjung, Minggu, 5 April 2020. Foto: istimewa)

Sekretaris Komis B DPRK Subulussalam Dapil Penanggalan, Karlinus, angkat bicara setelah melihat adanya gelombang protes dari masyarakat terkait pengalihan pasar mingguan ke pasar harian. 

Karlinus yang membidangi masalah ekonomi ini, mengaku sudah menghubungi langsung Plt. Kepala Disperindagkop dan UKM, Asmial, supaya meninjau ulang terkait instruksi pemerintah pengalihan pasar mingguan ke pasar harian.

"Saya sudah menghubungi Kepala Disperindagkop dan UMK, Pak Asmial, menyampaikan protes masyarakat Penanggalan," kata Karlinus, Minggu, 5 April 2020.

Politikus PBB ini meminta pihak eksekutif meninjau kembali aturan yang telah disampaikan minggu lalu. Pasalnya, pasar mingguan di Penanggalan ditutup, sementara di Kecamatan Simpang Kiri pasar hariannya di buka hari Minggu sehingga menimbulkan kepadatan.

"Terakhir masyarakat Penanggalan berbelanja ke sana, bertumpuk di sana, sehingga protokol kesehatan social distancing itu tidak terjaga," ungkap Karlinus.

Karlinus bersama Asisten II Setdako Subulussalam, Liding Padang, dan Kapolsek Penanggalan langsung turun ke pasar mingguan di Penanggalan untuk mensosialisasikan physical distancing dalam pencegahan penyebaran SARS CoV-2.

(Karlinus turun ke pasar mingguan bersama unsur Muspika Penanggalan. Foto istimewa)

Aktivitas di pasar tersebut diakui Karlinus terlihat sepi karena aturan minggu lalu terkait penutupan pasar mingguan di Penanggalan.

Karlinus mengatakan, Komisi B DPRK Subulussalam mendukung penuh langkah pemerintah menjalankan protokol kesehatan seperti physical distancing. Namun jangan mematikan roda ekonomi masyarakat, yang mencari nafkah berjualan di pasar.

"Tadi kami sudah bincang-bincang dengan Pak Asisten, masalah ini akan dibahas kembali. Supaya masyarakat tidak terganggu pencarian ekonominya," ungkap Karlinus.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.