26 September 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Terpiadi Dewan: Pemkab Aceh Utara Harus Tertibkan Pasar Geudong Secara Adil!

...

  • PORTALSATU
  • 13 February 2020 13:30 WIB

Terpiadi. Foto: dok./istimewa
Terpiadi. Foto: dok./istimewa

LHOKSEUMAWE - Anggota DPRK Aceh Utara, Terpiadi, menilai Pasar Geudong di Kecamatan Samudera sangat semrawut. Pemerintah daerah harus segera menertibkan pasar itu secara adil untuk semua pihak.

Menurut Terpiadi, permasalahan terkait Pasar Geudong bukan hanya persoalan antara PDBU milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dengan sebagian pedagang. Pemilik toko di luar pasar tersebut juga punya masalah lain lagi. 

"Pedagang bermasalah dengan PDBU pemilik aset pasar yang akan merenovasi bangunan pasar yang telah melewati masa yang telah disepakati puluhan tahun yang lalu. Namun pedagang pasar merasa keberatan dan menempuh jalur hukum. Sementara pemilik toko di luar Pasar Geudong bermasalah dengan pedagang kaki lima yang menempati ruas jalan di depan toko yang sangat mengganggu arus lalu lintas dan tidak dapat berbuat apa-apa untuk melindungi kepentingannya," ujar Terpiadi, Kamis, 13 Februari 2020.

Terpiadi menyebutkan, saat ini Pasar Geudong tampak sangat semrawut (tidak tertata atau tak teratur), sehingga diperlukan kehadiran pemerintah daerah agar segera menertibkan keseluruhan pasar secara adil untuk semua pihak. "Tentu ketika penertiban dilakukan akan ada tantangan dari para pihak yang kepentingannya merasa terganggu dengan penertiban tersebut. Banyak kepentingan ada di situ, baik yang mempunyai aset maupun yang tidak," ungkap anggota DPRK dari Partai Gerindra itu.

Pasar Geudong terletak pada jalan raya lintas timur yang sangat ramai dilalui pengendara lokal maupun luar daerah. "Ketika melewati Pasar Geudong para pengendara akan terkesan dengan pandangan buruk dan semrawut, bertolak belakang dengan yang ada di benak mereka tentang Geudong yang pernah menjadi pusat peradaban di masa lalu," tutur Terpiadi.

Geudong sebagai Ibu Kota Kecamatan Samudera menyimpan banyak sejarah masa lalu tentang peradaban. "Sebagai daerah yang pertama masuknya agama Islam, dan sejarah mencatat dua pengembara dunia mampir di Samudera yaitu Marcopolo dan Ibnu Batutah," ujar Terpiadi.

Oleh karena itu, menurut Terpiadi, menata Pasar Geudong secara adil adalah sebuah kebutuhan masyarakat untuk mengembalikan daerah tersebut sebagai pusat peradaban yang harus segera disikapi Pemkab Aceh Utara.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.