15 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Wapres Siapkan Regulasi Baru Ekonomi Syariah

...

  • OKEZONE
  • 13 November 2019 20:40 WIB

Wapres Ma'ruf Amin. @CNN Indonesia
Wapres Ma'ruf Amin. @CNN Indonesia

JAKARTA - Pemerintah terus berupaya mendorong peningkatan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan dengan mengubah sistem kelembagaan dalam Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) menjadi Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah.

Menurut Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin payung hukum perubahan kelembagaan tersebut akan tertuang dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) menggantikan Perpres Nomor 91 Tahun 2016 tentang KNKS.

"Perubahan itu akan diatur dalam Perpres yang masih dalam proses. Semoga dalam waktu cepat selesai supaya nanti kegiatannya aksinya sudah bisa dilakukan," ujarnya dalam acara acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2019).

Ma'ruf menyatakan, dengan perubahan kelembagaan maka ruang lingkupnya menjadi lebih luas bukan hanya keuangan syariah, tetapi juga mencakup ekonomi syariah. Melalui kelembagaan itu akan didorong terkait sertifikasi halal pada produk-produk yang masuk Tanah Air, mendorong pengembangan industri syariah, hingga mengenai dana sosial dari wakaf, infaq, sedekah.

"Sosial fund itu kalau bisa lebih digali maka akan mendorong kemajuan perkembangan keuangan nasional," ucapnya.

Selain itu, hal lainnya yang bakal yang bakal dilakukan perubahan adalah struktur organisasi KNKS. Nantinya, lembaga tersebut bakal memiliki ketua harian yang akan dipimpin langsung oleh Ma'ruf, sedangkan untuk posisi ketua akan tetap diisi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya bersama Presiden akan memperkuat dan memimpin langsung kelembagaan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah," kata dia.

Ma'ruf mengatakan, dengan adanya pengembangan kelembagaan syariah tersebut maka dapat memperluas dan mempercepat kemajuan ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air. "Sehingga ekonomi syariah dapat turut memperkuat ketahanan ekonomi nasional," ungkapnya.[]Sumber:okezone

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.