28 May 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


8 Naskah Siswa se-Aceh Lolos Seleksi Aceh Documentary Junior

...

  • PORTALSATU
  • 22 February 2017 13:40 WIB

ilustrasi
ilustrasi

BANDA ACEH – Delapan dari 20 naskah lolos seleksi tahap basic training oleh tim juri Aceh Documentary Junior (ADJ). Tim yang naskahnya lolos mendapat kesempatan mengikuti pelatihan dasar membuat film yang akan digelar pada Maret mendatang.

Pelatihan dasar ini bertujuan untuk mengasah bakat finalis dan merupakan proses transfer ilmu dalam memperdalam kembali ide cerita yang telah calon sineas angkat di film dokumenter masing-masing. Mereka yang sebelumnya tidak pernah mendapatkan materi terkait film dokumenter, di sini akan dibimbing langsung oleh sineas senior yang sangat berkompeten dalam pembuatan film. Oleh karena itu, delapan tim yang naskahnya telas lolos sangat diwajibkan untuk mengikuti pelatihan dasar ini.

Manager Program Yayasan Aceh Dokumentar Astina R mengatakan, ADJ yang menjadi program dari Yayasan Aceh Dokumenter memberikan kesempatan bagi siswa SMA sederajat di Aceh untuk berkarya di dunia perfilman.

"ADJ adalah ajang kompetisi yang bertujuan untuk mengasah bakat-bakat pelajar di bidang pembuatan film dokumenter. Di sini calon sineas tidak hanya berkompetisi, tetapi ini adalah wadah edukasi untuk belajar dalam pembuatan film dokumenter," katanya melalui siaran pers, Rabu, 22 Februari 2017.

Hingga saat ini kata Astina, ADJ telah melatih 70 siswa, 18 sutradara dan menghasilkan 9 film dokumenter sejak 2015-2016. Memasuki tahun ketiga ini ADJ fokus pada edukasi dan apresiasi melalui film dokumenter yang diyakini mampu meningkatkan kreativitas siswa.

Selain itu juga diharapkan bisa mengasah daya pikir dan sikap kritis anak muda, agar bisa terus berkontribusi menjadi agen perubahan di lingkungannya.

"Tahun 2017 ini ADJ mengusung tema 'Bijeeh Nanggroe' yang dikhususkan kepada anak-anak generasi penerus Aceh yang belakangan ini dipahami sebagai kelompok kecil oleh orang dewasa, baik secara sosial, pendidikan dan budaya. Tak jarang saat ini anak juga dianggap sebagai suatu kelompok yang harus menurut dan mengikuti segala aturan-aturan yang dibebankan kepadanya," ujarnya.

Lewat kompetisi ini, para sineas yang telah lebih dulu berkecimpung di dunia perfilman, mengajar para siswa untuk mengasah skill mereka di bidang film. Ini merupakan apresiasi kepada pelajar atas kreativitas mereka yang selama ini kurang mendapat tempat.

"ADJ juga memberi pelatihan kepada finalis yang nantinya telah diyatakan lolos ke tahap berikutnya. Pelatihan yang dimaksud adalah Present Forum dan In House Training yang bertujuan untuk mengasah kembali bakat calon sineas dalam pembuatan film dokumenter. Tahap berikutnya calon sineas akan memasuki tahap produksi/syuting, penayangan hingga penganugerahan film masing-masing finalis."

Delapan tim yang lolos ke tahap basic training yang berasal dari seluruh sekolah di provinsi Aceh yaitu, Agam Suharbillah & Farhan Alfitrah (SMA 4 Wira Bangsa Meulaboh), Sinta Nadia & Nurwati (SMAN 1 Delima), Nursalliya Ansari B. & Novira Ulfatun (MAN 1 Pidie), Harir Rizkytullah & Abdul Hakim (MAN 1 Pidie), Sayufil Aksar & Randi Khardova (SMA 1 Indrapuri), Rukiah & Ira Sanjaya (SMAN Unggul Subussalam), Zubaili & Apriliandi (SMAN Unggul Subussalam), dan Qurrata ‘Ayuni & Geubri Al-Varez (SMAN Unggul Subussalam).[]

Editor: IHAN NURDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.