21 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pengakuan Menyedihkan Freddie Mercury Sesaat Sebelum Meninggal

...

  • Intisari Online
  • 06 March 2019 12:00 WIB

Freddie Mercury. (FreeVector.com)
Freddie Mercury. (FreeVector.com)

Rami Said Malek belum lama ini ditabalkan sebagai aktor terbaik Piala Oscar 2019 karena perannya sebagai Freddie Mercury dalam film biopik Bohemian Rhapsody.

Freddie Mercury merupakan vokalis band rock Inggris, Queen. Ia dianggap sebagai salah satu musisi paling andal di era musik rock.

Lahir di Zanzibar, Tanzania pada 5 September 1946, Mercury tumbuh dengan berlatih piano di sekolah asrama swasta di India.

Sampai kemudian dia pindah ke Inggris bersama keluarganya di tahun 1960-an. Di tempat baru ia kuliah dan lulus dari Ealing College of Art.

Selama kuliah dia bertemu dan berteman dengan banyak musisi, termasuk Brian May dan Roger Taylor.

Setelah bermain di beberapa band selama bertahun-tahun, Freddie Mercury akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Taylor dan May pada tahun 1970.

Trio ini kemudian mengambil pemain bass baru, John Deacon pada 1971. Lahirlah Queen, yang memulai karier musik mereka pada Juni tahun itu.

Queen merilis album pertama mereka pada tahun 1973. Popularitas baru mereka rengkuh pada album kedua Sheer Heart Attack, pada tahun 1974.

Menyusul dengan lagu “Bohemian Rhapsody” dari album A Night at the Opera, Mercury langsung melambung namanya.

Dia mampu memamerkan bakat musiknya lewat empat oktaf vokalnya. Lagu ini pun begitu inovatif.

“Bohemian Rhapsody” merupakan karya epik dari Queen. Sampai akhir Januari 1976 saja sudah terjual lebih dari satu juta kopi.

Lagu ini pun menjadi salah satu lagu paling populer dari Queen, dan sering ditempatkan pada daftar lagu-lagu modern terbaik sepanjang masa.

Setelah itu bintang Queen terus bersinar sampai awal 80-an. Tidak hanya di Inggris, tetapi di seluruh dunia.

Salah satu pertunjukkan live terbesar sepanjang masa dalam industri musik adalah saat Queen manggung di acara LIVE AID pada 13 Juli 1985, sebuah penggalangan dana untuk kelaparan di Ethiopia, Afrika.

Meski hanya tampil selama 20 menit, namun Queen – khususnya Freddie Mercury – benar-benar merampas seluruh pertunjukkan.

“Semua perhatian tertumpah pada Freddy. Kami bertiga main sangat bagus, tapi Freddy seperti berada di luar jangkauan kami,” kata Brian May.

Setelah Queen tampil David Bowie, The Who, dan Elthon John. Namun mereka tetap tenggelam dalam kebesaran seorang Freddy.

“Haram jadah … kau merampok pertunjukkan ini,” umpat John di belakang panggung.

Sampai kemudian Freddy positif HIV. Namun ia merahasiakan ini karena ia tidak ingin orang-orang membeli album-albumnya karena rasa kasihan.

Toh berita soal itu tak bisa ditutup-tutupi terus. Februari 1990 Queen tampil dalam acara penghargaan music Britt Award ke-11, dan tak banyak yang tahu itu kali terakhir Freddy tampil di panggung.

Pada 23 November 1991, kata-kata itu keluar dari mulut Freddy.

“Saya ingin menegaskan bahwa saya telah dites HIV, dan positif. Saya menderita AIDS. Saya selama ini menjaga informasi ini untuk melindungi orang-orang di sekitar saya."

"Namun, waktunya telah datang bagi teman-teman dan penggemar saya di seluruh dunia untuk mengetahui kebenaran itu. Saya berharap setiap orang bergabung dengan dokter saya dan semua orang di seluruh dunia bergabung memerangi penyakit yang mengerikan ini.”

Tak lebih dari sehari kemudian Freddy meninggal dalam usia 45 tahun. 

Penulis: Agus Surono.[]Sumberintisari.grid.id

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.