15 July 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Elegi Syarifah di Gubuk Beratap Rumbia

...

  • portalsatu.com
  • 05 May 2020 17:27 WIB

Syarifah, janda dhuafa berdiri di depan gubuknya [Foto: Azhar]
Syarifah, janda dhuafa berdiri di depan gubuknya [Foto: Azhar]

Syarifah, ibu empat anak hidup di gubuk beratap rumbia berukuran tiga kali dua meter. Janda berusia 40 tahun ini harus menghidupi empat anaknya sendirian, sementara penghasilannya hanya Rp5.000 per hari dari ongkos menderes getah.

Gubuk yang ditempati Syarifah dan anak-anaknya itu dindingnya terbuat dari papan sembarangan yang di bagian dapurnya sudah longgar dan bolong. Di sudut gubuk beratap rumbia sebuah tungku menyala dari pembakaran kayu bakar. Dengan itu ia saban hari memasak.

Sementara di dinding luar hanya terlihat sebuah topi daun nipah dan bubee kecil yang bisa digunakan untuk menangkap ikan di alur sungai. Dengan segala keterbatasannya, Syarifah sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk mendapatkan rumah layak huni.

Gubuk kecil itu sudah dua tahun ditempati Syarifah, warga desa Simpang Peut, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat ini. Selama ini sudah mendapat bantuan WC yang dibangun oleh pemerintah gampong, serta meteran listrik bantuan seorang dermawan.

“Kerja saya hanya menderes getah karet milik adik saya, dalam satu hari berpenghasilan lima ribu rupiah, jadi dari situ uangnya ditambah lagi jika kadang-kadang ada bantuan dari orang-orang,” kata Syarifah dengan nasa lesu.

Syarifah sangat mengharapkan adanya bantuan rumah layak huni untuk dia dan empat anaknya, karena untuk membangun sendiri sungguh sangat tidak mungkin. “Bagaimana saya bisa bangun rumah sendiri pak, untuk kasih makan anak-anak saja sulit, anak saya empat, tiga masih sekolah, satu lagi sering mengeluh kesakitan,” ujarnya.

Zainal Abidin, Keuchik Simpang Peut, Kecamatan Arongan Lambalek, membenarkan ada warganya yang hidup memprihatinkan. Bahkan katanya bukan hanya Syarifah, rumah milik warga lainnya yang bernama Aiyub juga tidak layak huni. Pihak desa baru bisa membangun WC bantuan untuk kedua warga kurang mampu tersebut.

“Untuk bantuan rumah sedang kami usahakan, kami sudah memberikan rekomendasi dalam proposal yang diajukan kepada pemerintah atas nama Syarifah dan Aiyub, semoga bisa segera dikabukan,” harapnya. [Azhar]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.