12 November 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kisah Ridwan Mendapat Rumah Duafa

...

  • Fazil
  • 22 October 2019 15:30 WIB

Ridwan di depan rumahnya di Gampong Hagu Barat Laut, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, 22 Oktober 2019. Rumah itu dibangun setelah rumahnya terbakar pada Januari 2018 lalu. Foto: Fazil/portalsatu.com
Ridwan di depan rumahnya di Gampong Hagu Barat Laut, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, 22 Oktober 2019. Rumah itu dibangun setelah rumahnya terbakar pada Januari 2018 lalu. Foto: Fazil/portalsatu.com

Pasti ada hikmah di setiap musibah. Ridwan Ibrahim misalnya, setelah rumahnya terbakar, kini mendapat bantuan rumah duafa dari pemerintah.

Pria 57 tahun itu warga Gampong Hagu Barat Laut, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Sehari-hari dia bekerja sebagai tukang, sering juga menjadi penarik becak. Dia salah satu dari lebih 20 warga Banda Sakti yang mendapatkan rumah bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Lhokseumawe bersumber dari APBK tahun 2019.

Ridwan Ibrahim nama pria itu. Ridwan bersama istrinya, Salbiah (45), dan anak-anaknya menempati rumah berkonstruksi kayu di lahan yang dia sebut milik salah satu BUMN. Pada Januari 2018 lalu, rumah tersebut terbakar akibat korsleting listrik. Dia kemudian membangun kembali rumah dengan sebagian material sumbangan warga dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lhokseumawe, mulai dari kayu, papan hingga seng.

Ketika portalsatu.com ke rumah tersebut, Senin, 21 Oktober 2019, masih terlihat bekas sisa-sisa kebakaran. Seng bekas kebakaran dipakai pada ventilasi sisi kiri rumahnya. Kawat dari kasur yang terbakar dipasang untuk pagar rumah disambung dengan bambu dipaku. Atap rumah itu sebagain menggunakan seng sisa kebakaran. Dinding bagian depan terlihat rapi dengan papan baru. Sedangakan dinding bagian belakang dan atap dapur bermaterial sisa-sisa kebakaran.

"Saya di sini menumpang tinggal di lahan milik orang, lahan Pertamina kalau tidak salah. Setelah terbakar rumah itu dibangun kembali dengan kayu dan sebagainya hasil sumbangan dari warga. (Setelah kebakaran) dibuat terus rumah daripada anak-anak tidur di tenda," kata Ridwan.

Ridwan mengaku lahan Pertamina tempat dia membangun rumah itu bukan pinjam pakai. Dia memberanikan diri membangun kembali rumah di sana setelah rumahnya terbakar. “Apabila nanti disuruh bongkar, saya akan menurutinya. Tapi selama ini belum ada yang menyuruh untuk membongkar rumah saya di lahan tersebut. Sudah lumayan lama saya tinggal di sini, tapi kurang ingat sudah berapa tahun,” ujarnya.

“Akibat terbakar rumah saya yang sebelumnya itulah maka saya mendapatkan rumah duafa, kalau tidak mana dapat,” ungkap Ridwan.

Ridwan lalu menceritakan proses dia mendapatkan rumah bantuan tersebut. Setelah rumah sebelumnya terbakar pada Januari 2018, kata dia, Wali Kota Lhokseumawe mendatangi lokasi kebakaran itu dan memintanya membuat proposal bantuan rumah duafa. Ridwan pun menuruti dengan mengajukan proposal kepada wali kota.

"Saat itu Pak Wali menyampaikan kepada saya bahwa proposal itu biar beliau saja yang bawa. Akhirnya pada tahun 2019 ini keluar rumah duafa, setelah datang tim dari Dinas PU (PUPR) untuk mengecek tempat. Orang dinas itu meninjau lokasi kalau tidak salah saya pada September 2019. Tidak lama kemudian dibangun terus rumah,” ungkap Ridwan.

(Rumah bantuan Pemko Lhokseumawe untuk Ridwan Ibrahim sedang dibangun. Foto: Fazill/portalsatu.com)

Namun, kata Ridwan, rumah bantuan dari Pemko Lhokseumawe melalui Dinas PUPR itu dibangun di lahan milik pribadinya yang berada di Dusun Masjid Gampong Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti.

Saat ini rumah untuk Ridwan masih dalam proses pembangunan. Tinggal penimbunan, plafon, pintu dan jendela rumah yang belum selesai. Sedangkan lainnya sudah siap diikerjakan seperti plester bagian luar maupun dalam dinding rumah.

"Pembangunan rumah ini sudah mencapai sekitar 70 persen. Cuma lantai dengan plafon dan pintu rumah saja yang belum selesai. Yang lain sudah siap. Rumah duafa ini tipe 36 memiliki dua kamar dan dilengkapi satu kamar mandi, dibangun di lahan milik saya sendiri," ujar Ridwan Ibrahim.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.