01 October 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Rahasia yang Belum terjawab di Balik Viral Awan 'Tsunami' Aceh Barat

...

  • portalsatu.com
  • 11 August 2020 08:00 WIB

Oleh: Taufik Sentana*

Sejak penampakan awal senin, kisaran jam 8.15 - 09.00, 10 Agustus 2020, awan arcus, disebut juga awan tsunami, masih menyisakan banyak pertanyaan.

Pertanyaan yang paling spekulatif adalah "Apakah ini akan bertanda ada kejadian yang lebih besar?". Adapun BMKG setempat hanya menyatakan pentingnya kewaspadaan pada saat munculnya awan tersebut, karena ia di level yang rendah, sangat dekat kita, dan mengandung angin kencang dan petir.

Menurut cacatan Mas Arief dari Satuacehnews, hingga pukul lima sore tadi (kemarin), jumlah tayang video terkait awan Arcus tersebut mencapai 254.874 kali tayang di jagat Twitter. Disukai lebih dari 7000 dan diretweet lebih dari 3000 kali.

Dari amatan penulis, media daring Tempo dan Detik juga termasuk dalam penayang berita di atas, disusul oleh grup Tribunnews dan beberapa media lokal atau nasional lainnya. Kesemuanya mengambil sudut fenomena luar biasa dan sempat menghebohkan warga Aceh Barat. Begitu juga di beberapa lini dan grup FB atau WA, video dan foto kejadian alam tadi semakin jauh tersebar. Sebagian besar sangat percaya ini adalah kuasa Allah, suatu pertanda dan sebagai pengingat untuk kita semua, apalagi kita berada di transisi musim.

Namun, sejauh yang penulis telusuri, bahkan di tayangan terbanyak di kanal Youtube pun,  seperti serambi on TV dan  T Iqbal Johard, BELUM diketahui siapa di balik pembidik awal beberapa gambar terbaik dan viral itu.

Seperti video/gambar awan Arcus melengkung yang indah (tapi menyimpan rasa seram), tampak sekali diambil dari sekitaran Masjid Agung Meulaboh, Aceh Barat, yang agaknya di ambil dari ketinggian rumah warga Seuneubok. Sejurus itu mengarah terus ke tepian laut. Adapun gambar lainnya dengan latar truk pasir dan jalan protokol Banda Aceh-Samatiga. Photo photo dan video tersebut mulai banyak tersebar setelah lewat jam 9 pagi..saat itu hujan telah mulai turun disertai angin agak kencang.

Kata seorang warga, pedagang di pasar Seuneubok, Awan Arcus (Roll Cloud) tampak mulai memecah sebelum melewati kawasan Masjid Agung, menurutnya, angin menyebabkan pecahnya garis horizontal awan tersebut, lalu hujan turun.

Namun, sampai tulisan ini ditayangkan, belum dapat dikonfirmasi siapa yang di balik pengambil gambar pertama itu. Andai dalam tayangan gambar/videonya ada keterangan seputar lokasi dan sumber orang, tentu akan lebih ideal secara jurnalistik, karena kejadian seperti ini jarang jarang terjadi di daerah yang bersamaan.[]

*Warga Meulaboh, freelance portalsatu.com.

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.