16 October 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Telah Terdengar Suara Iqamat Malam Awal Ramadhan 1439 H di Masjid Raya

...

  • PORTALSATU
  • 17 May 2018 10:40 WIB

Jama'ah shalat isya dan tarawih malam pertama Ramadhan 1439 H di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, malam Rabu, 16 Mei 2018.  @JAMALUDDIN/PORTALSATU.COM
Jama'ah shalat isya dan tarawih malam pertama Ramadhan 1439 H di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, malam Rabu, 16 Mei 2018. @JAMALUDDIN/PORTALSATU.COM

SUARA iqamat terdengar mengalun di antara cerobong-cerobong masjid yang penuh sejarah itu, di halamannya belasan ribu jamaah tarawih telah berdiri memenuhi shaf-shaf, sedangkan di jalanan terlihat masyarakat yang ingin shalat tarawih harus berjalan pelan di antara kendaraan-kendaraan yang berjalan pelan dan rapat (macet).

Malam ini, panitia masjid telah membagi halaman masjid yang luas tersebut menjadi dua bagian, sebelah kanan diperuntukkan bagi jamaah wanita telah berdiri bershaf yang teratur, sementara di sebelah kiri para jamaah lelaki juga telah memenuhi halaman.

Para jamaah terus bertambah, jamaah shaf terakhir terlihat   hampir mendekati tangga menara.

Antrian panjang juga terlihat di ruang wudhu bawah tanah yang terdekat dengan lift atau tangga, mereka menanti untuk mendapat giliran berwudhu.

Kemudian, para jamaah yang ingin cepat menyelesaikan berwudhuk, berjalan menyusuri ruangan yang panjang, kecil dan jauh untuk menuju ke tempat wudhu lainnya.

Di tempat wudhu di lantai bawah di sisi kiri masjid tersebut jamaah dengan mudah bisa berwudhu  karena tempat tempat tersebut merupakan tempat wudhuk utama bagi laki-laki.

Di ruang wudhuk ini terlihat beberapa jamaah shalat isya dan tarawih telah membentangkan sajadah-sajadah mereka di tangga untuk shalat.

Para jamaah yang datang terlambat untuk bertarawih ke Masjid Raya Baiturrahman, di luar pagar harus memarkirkan kereta di pinggir jalan. Dan harus rela shalat di atas rumput halaman masjid jika tidak membawa sejadah.

Di belakang para jamaah di sisi kiri, berdiri beberapa jurnalis dari berbagai media, termasuk jurnalis Gema Baiturrahman (media resmi Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh), terlihat sedang memperhatikan kemudian sesekali memotret jamaah yang sedang shalat di antara remang-remang lampu halaman.

Sementara di udara beberapa drone terbang di atas ketinggian beberapa puluh meter di dekat menara. Beberapa jurnalis sedang menatap monitor jelajah drone melalui android, mereka juga sedang merekam acara yang sangat berkah indah tersebut dari ketinggian udara.

Jurnalis Gema Baiturrahman mengatakan, jamaah sahlat isya dan tarawih malam pertama Ramadan ini yang hadir lebih kurang mencapai empat belas ribuan jamaah yang berdatangan dari Kota Banda Aceh dan luar kota.

Bacaan ayat-ayat suci Alquran menggema memecahkan kehenigan malam Kota Banda Aceh, suara itu terpencar dari ketinggian menara dan beberapa lainnya  dari atas masjid, tarawih tengah berlangsung.

Sekira pukul sembilan tiga puluh, terlihat hampir setengah dari para jamaah yang shalat di halaman mulai bergerak meninggalkan halaman masjid. Sedangkan imam tarawih masih terdengar membaca ayat-ayat suci Alquran, mengkomandokan takbir, ruku’, dan bersujud. 

Di bagian halaman yang mulai ditinggal oleh para jamaah terlihat anak-anak balita berlari-lari, berputar di dekat orang tuanya yang akan pulang. 

Di antara belasan ribuan jamaah yang sedang salat itu terlihat beberapa lampu dengan warna beragam yang berasal dari dua belas tiang payung raksasa yang tertancap di kiri-kanan masjid itu terlihat dengan sendirinya berganti secara teratur dan terlihat indah.

Shalat tarawih malam pertama bulan Ramadhan 1439 H, Rabu, 16 Mei 2018, di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, selesai sekira pukul setengah sebelas malam.

Jurnalis Gema Baiturrahman mengatakan, selain malam ini (malam pertama shalat tarawih) jumlah jamaah di malam lainnya yang hadir akan sedikit berkurang.[]

Penulis: Jamaluddin

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.