26 April 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


10 Tips Mengikuti Pertukaran Pemuda Antar-Negara

...

  • PORTALSATU
  • 26 March 2019 10:00 WIB

Foto: istimewa
Foto: istimewa

Oleh: Muhammad Fathun

Alumni the 38th Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP). email: fathuun@gmail.com 

Pertukaran Pemuda Antar-Negara (PPAN) merupakan program tahunan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia. Program ini bertujuan mengirimkan pemuda terpilih dari seluruh Indonesia untuk pembelajaran budaya ke beberapa tujuan negara. Seleksi PPAN diadakan di setiap provinsi yang diselenggarakan Dispora Provinsi dan berkoordinasi dengan PCMI (Purna Caraka Muda Indonesia).

Terkait dengan persiapan untuk mengikuti proses seleksi PPAN, saya ingin berbagi beberapa pengalaman pribadi pada saat mengikuti seleksi PPAN pada tahun 2011 dan terpilih sebagai sebagai Duta Muda Indonesia ke program SSEAYP. Semoga tips dan pengalaman ini dapat bermanfaat bagi teman muda yang akan mengikuti seleksi pada tahun ini:

1. Pilih program yang sesuai

Setiap tahunnya kuota per provinsi akan berbeda, begitu juga jenis kelamin untuk setiap program, tergantung pembagian kuota dari Kemenpora RI. Seperti tahun 2019 ini, Provinsi Aceh mendapatkan 4 kuota program (info lanjut di www.pcmiaceh.com):

Australia – Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP): 1 Putra

Indonesia – Malaysia Youth Exchange Program (IMYEP): 1 Putra

Indonesia – Korea Youth Exchange Program (IKYEP): 1 Putri

The Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP): 1 Putra

Jangka waktu program bervariasi, mulai dari 2 minggu sampai ada yang 4 bulan. Begitu juga fokus programnya berbeda pula. Jadi pelajari terlebih dahulu tentang program yang sesuai dengan background pendidikan, kerja, dan tujuan karier ke depan kamu dalam memilih program. Kamu bisa mulai dari searching di internet tentang program terkait atau menghubungi alumni program yang ada di daerahmu, pasti mereka siap bantu kok. Jangan pilih program hanya karena negara tujuan saja ya! Karena setiap program memiliki kelebihan masing-masing. 

Tips! Saat wawancara nanti, interviewer pasti akan menanyakan kenapa kamu memilih program tersebut, jika kamu bisa menghubungkan kegiatan di program dengan background kamu dan tujuan karier ke depan pasti mereka akan lebih yakin memilihmu sebagai perwakilan yang tepat di program. 

2. Persiapkan berkas dengan lengkap

Kelengkapan berkas administrasi menjadi hal penting karena ini merupakan tahap awal seleksi. Perthatikan berkas yang diminta oleh panitia mulai dari persyaratan usia, KTP yang sesuai dengan daerah setempat, formulir dan esai yang sudah diisi, serta rancangan Post Project Activity (PPA) yang rencana akan kamu lakukan setelah selesai program nanti. Konsep PPA boleh dari program sosial yang sudah kamu jalani maupun yang belum terlaksana. 

Tips! Carilah sebuah konsep PPA “Out of the Box” yang belum pernah dilakukan sebelumnya dan memiliki dampak luas terhadap masyarakat, serta dapat melibatkan alumni PPAN maupun lintas komunitas. Konsep PPA ini akan dipresentasikan jika kamu masuk ke tahap selanjutnya. Jadi persiapkan dengan detail seperti nama program, target peserta, tempat yang akan dilaksanakan, serta dampak yang berbekelanjutan. 

3. Banyak membaca dan latihan soal

Setelah memilih program dan lulus seleksi administrasi, tahap selanjutnya adalah mengikut Tes Tulis. Setiap daerah akan berbeda untuk ujian tulis ini, di Aceh terdiri biasanya terdiri dari Pengetahuan Umum (General Knowledge), Bahasa Inggris, dan Tes Potensi Akademik (TPA). Untuk soal GK, seringlah membaca koran setiap hari, kuasai isu lokal, nasional dan internasional. Pengalaman pribadi saya dulu, hampir setiap harinya selama 2 minggu saya selalu membeli koran lokal dan nasional.

Jangan lupa GK ini sangat luas, jadi harus menguasi tentang sejarah dan kebudayaan lokal juga, pengetahuan tentang program yang kamu pilih (AIYEP, SSEAYP, IKYEP, IMYEP, ASVI, ICHYEP, SIYLEP) dan negara tujuan (Australia, Jepang-ASEAN, Korea Selatan, India, Malaysia, Tiongkok, dan Singapore), contoh soal: 

Tahun berapakah Masjid Raya Baiturrahman didirikan? 

Apa nama mata uang dari negara Jepang? atau 

Siapa peraih Academy Awards (Oscars) 2019 untuk kategori Best Actor? Cari tahu ya!

Bahasa Ingris dan soal TPA harus sering latihan soal, bisa dicari di internet contoh dan pembahasan soal-soal TOEFL. 

Tips! Jangan takut jika kamu kurang menguasai Bahasa Inggris, nilai ujian tulis akan diakumulasikan. Jadi jika kamu sadar nilai Bahasa Inggris kamu akan kurang maka kuasailah soal-soal GK dan TPA, begitu juga sebaliknya.

4. Kuasai kesenian daerah dan tunjukkan bakat mu!

Setelah melewati ujian tulis, jika kamu lolos dan dinyatakan sebagai finalis maka harus mengikut seleksi tahap selanjutnya yang terdiri dari beberapa rangkaian seleksi. Pada tahap ini biasa dipilih 10 besar dari nilai tertinggi ujian tulis dari setiap program. Salah satu seleksi yang harus dihadapi yaitu Cultural & Talent Performance. Sebagai perwakilan daerah kamu harus menguasai minimal satu kesenian daerah seperti tarian atau bermain alat musik daerah. Selanjutnya kamu dapat menunjukkan bakat yang kamu miliki seperti bernyanyi, berpuisi, melukis, monolog atau bahkan debus. 

Tips! Pertunjukkan kesenian dan bakat ini dalam waktu terbatas jadi silahkan dibuat dalam satu paket pertunjukkan selama 5-10 menit yang tidak membuat bosan penonton, jangan berfokus pada satu penampilan saaja. Sangat disarankan membawa properti kelengkapan seperti baju tarian, alat musik, kain tradisional, dan lainnya karena ini akan jadi nilai lebih terlihat bahwa kamu mempersiapkan dengan matang. 

5. Latihan berbicara

Jika lulus nanti, kamu menjadi Duta Muda Indonesia yang dituntut untuk mampu berbicara di depan umum dan mampu berkomunikasi baik, jadi pada saat seleksi ini akan menjadi salah satu poin penting. Latihlah kemampuan berbicara untuk presentasi, pidato (speech), dan menyampaikan pendapat dalam kelompok. Ajak teman dekat mu untuk melihat kemampuan bicara mu atau cobalah latihan berbicara sendiri pada saat sedang di kamar mandi atau sedang menyetir kendaraan, ini sangat membantu! 

Tips! Pada saat presentasi tunjukkan kesan “WOW” pada saat pembukaan pertama dan tutup dengan kalimat yang impresif. Di dalam kelompok, jangan terlalu dominan ya, cari peran yang dapat membantu kelompok, kasih pendapat yang berisi dan aktif berkontribusi, jangan asal ngomong juga karena observer akan tahu jika kamu hanya “asbun” (asal bunyi). 

6. “Don’t just be yourself” saat wawancara

Wawancara biasanya memiliki porsi terbesar dalam penilaian seleksi, jadi maksimalkan kemampuan mu, unleash your potential! Tunjukkan bahwa kamu adalah kandidat yang tepat untuk dipilih. Perhatikan sopan santun dari mulai masuk ruangan seperti bersalaman dengan interview dan izin untuk duduk. Tanyakan pada alumni di daerah mu terkait wawancara ini, karena kebanyakan interviewer mencari kandidat yang memiliki kemampuan dan local wisdom yang kuat, seperti hal nya seleksi di Aceh akan ada tes mengaji, hafalan Qur’an, do’a setelah shalat, dan pengetahuan Agama lainnya.

Tips! Tunjukkan kemampuan lebih diri kamu daripada finalis yang lain, seperti kemampuan berbahasa, bakat khusus sketch dan digital design, serta memiliki pengetahuan luas. Jangan lupa tunjukkan satu poin penting yang dapat membuat dewan juri mengingat kamu, banyak sekali finalis yang memiliki nilai tinggi pada saat wawancara tapi keesokan hari nya pada saat rapat kelulusan tidak ada dewan juri yang mengingat finalis tersebut. 

Don’t just be yourself, be somehing greater! 

7. Berpakaian Rapi seakan mau ketemu Pejabat Negara

Bagi saya berpakaian rapi pada saat seleksi menjadi hal yang sangat penting, karena ini menunjukkan kepribadian kamu. Hampir setiap tahun seleksi di Aceh, saya selalu melihat ada peserta yang hanya memakai baju kaos bahkan ada yang memakai sandal. Ingat! Program PPAN merupakan program resmi kenegaraan dari Kemenpora, di program nanti nya kamu akan berjumpa dengan Menteri, Duta Besar, atau pejabat negara lainnya. Jadi saat seleksi, berpakaian lah kalau kamu seakan berjumpa dengan mereka. 

Tips! pakai lah pakaian semi formal atau formal seperti memakai kemeja, celana berbahan kain (no jeans), memakai dasi, blazer atau jas, dan bersepatu. 

8. Bersaing secara sehat

Ditahap seleksi finalis akan sangat terlihat persaingan yang ketat, karena top 10 yang terpilih adalah orang-orang yang sudah belajar dan mempersiapkan dengan matang. Jangan merendahkan finalis lainnya, panitia akan memantau secara tidak langsung jika kamu memiliki ambisi yang besar dan bersaing secara tidak sehat. Yang perlu diperhatikan! Program PPAN bersifat kerjasama tim dan menghargai satu sama lain, sudah pasti dicari seorang kandidat yang mampu memiliki sifat tersebut baik sebagai seorang leaders maupun followers. 

Tips! lihatlah saingan terberat di saat seleksi dan jadikan dia sebagai teman dekat mu, bahas materi-materi dan persiapan untuk seleksi, kadang kamu belum mempelajari apa yang sudah dia pelajari jadi bisa saling berbagi. 

9. Ikut seleksi bareng teman

Ajaklah temanmu untuk ikut seleksi barengan, banyak keuntungan jika ada teman dekat yang mendampingi. Mulai dari persiapan, tentu bisa belajar bareng dengan saling diskusi. Pada saat seleksi, kamu akan lebih percaya diri dengan adanya orang yang sudah kamu kenal.

Tips! berdasarkan pengalaman, sering sekali yang lulus seleksi adalah teman yang diajak, jangan iri, jadikan ini sebagai motivasi buat kamu jadi jangan mau kalah untuk persiapan ya!

10. Do’a, Izin Orang Tua dan Coba lagi!

Setelah melalui proses seleksi dengan persiapan yang sangat matang, jangan berlupa untuk berdo’a semoga diberikan hasil yang terbaik. 

Izin orang tua penting, jangan ikuti jejak teman saya yang tidak memberitahu orang tua nya kalau dia mengikuti seleksi PPAN dan setelah lulus ternyata tidak dapat izin dari orang tua. Kasihan kan!

Jika gagal ditahun pertama mencoba, jangan menyerah untuk mencoba lagi. Paling tidak kamu sudah mengetahui proses seleksi bagaimana jadi akan lebih siap pada tahun berikutnya. 

Sambil menunggu persiapan seleksi selanjutnya, banyak juga program pertukaran pemuda atau konferensi tingkat internasional yang dapat kamu ikuti. Berikut ada beberapa link yang sering saya gunakan untuk mencari informasi tersebut:

• Youth Opportunities : https://www.youthop.com/

• Opportunity Desk: http://www.opportunitydesk.org/

• Indonesia Mengglobal: http://indonesiamengglobal.com/

• YSEALI : https://asean.usmission.gov/yseali/

• The Leader: http://www.the-leader.org/

• PCMI Aceh: http://pcmiaceh.com/

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.