18 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Menulis Tidak Sekadar Kerja Otak

...

  • portalsatu.com
  • 05 December 2018 15:00 WIB

Ilustrasi. Foto: istimewa
Ilustrasi. Foto: istimewa

Oleh Taufik Sentana*

Dalam menyelesaikan kegiatan menulisnya, seorang penulis memerlukan beragam sumber daya. Hal itu karena menulis bukan hanya bertumpu pada kedua otak kanan-kiri, tapi juga pengalaman, sikap batin dan ketahanan fisik. Bahkan, bagi yang profesional, ia bisa menghabiskan enam hingga sepuluh jam untuk menulis setiap hari. Selebihnya mungkit riset dsb.

Jadi, untuk menghasilkan satu tulisan butuh proses maksimal dengan konsentrasi optimal.
Adalah mudah bila tulisan itu kita ambil dari pengalaman dan kompetensi kita yang paling relevan. Namun walaupun mudah, tentu saja kita memerlukan sudut pandang dan serapan bahasa yang terus berkembang dan kaya ungkapan. 

Saat kerja menulis itu berlangsung, seseorang bisa saja hanya mengandalkan intuisi (ilhamNya yang mengalir) sambil membangun "rasa" dalam tulisannya, tetapi tetap saja seorang penulis membutuhkan "keterhubungan
dengan gagasan orang lain, buku buku yang baru serta teknik ungkap yang baru.

Disinilah nafas panjang yang juga diperlukan oleh penulis. Idealnya nafas panjang (daya tahan) tadi mengiringi ilham, ide dan keterampilan saat kita mengembangkan satu tulisan. 

Walau hanya tulisan singkat, "nafas" itu diperlukan agar gairah menulis terjaga dan terus memberi makna  hingga ke ujung usia. Sebab, tulisan tersebut akan membentuk sejarahnya sendiri selama kita terus menulis. 

Semoga![]

*Taufik Sentana, menetap di Meulaboh. Mengelola program Menulis Kreatif untuk Remaja dan Mahasiswa.

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.