20 August 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pasangan Ini Meninggal Sambil Berpegangan Tangan Setelah Minum Obat Mematikan

...

  • OKEZONE
  • 12 March 2018 16:00 WIB

Pasangan Suami Istri Meninggal Bersama (Foto: Dailymail)
Pasangan Suami Istri Meninggal Bersama (Foto: Dailymail)

suami-istri di Portland, Oregon, Amerika Serikat, telah membuktikan cinta sampai mati itu ada. Pasalnya, mereka berdua meninggal bersama sambil berpegangan tangan. Bahkan, detik-detik kebersamaan mereka berhasil diabadikan dalam sebuah video yang belum lama ini dibagikan oleh anak-anaknya. 

Pasangan suami-istri itu adalah Charlie dan Francie Emerick, mereka telah menikah selama 66 tahun, dan telah dikaruniai tiga orang anak. Sebelum meninggal bersama pada April 2017 lalu, Charlie dan Francie sempat bertahun-tahun melawan penyakit yang menyiksa mereka selama hidup.

Melansir dari Daily Mail, Senin (12/3/2018), Francie wafat pada usia 88 tahun setelah berjuang melawan penyakit jantung dan beberapa kali terkena serangan jantung. Sementara, Charlie menghembuskan napas terakhirnya diusia 87 tahun dan mengidap beberapa penyakit, seperti jantung, kanker prostat, dan parkinson.

Oleh karena kondisi kesehatan keduanya semakin menurun, dua dokter berbeda menentukan masing-masing sisa waktu yang dimiliki oleh pasangan suami-istri ini. Charlie dan Francie memiliki sisa umur kurang dari enam bulan untuk hidup, sesuai dengan ketentuan hukum, keduanya pun diberi izin untuk pergi bersama.

Kemudian, pada 20 April 2017, Charlie dan Francie mengakhiri hidup mereka dengan menggunakan obat euthanasia yang mereka pilih. Francie meninggal dalam waktu 15 menit setelah menelan pil tersebut, sementara Charlie meninggal satu jam kemudian.

Obat euthanasia merupakan prosedur kematian yang legal untuk dilakukan oleh seseorang yang telah menderita atau tersiksa karena penyakit yang tidak kunjung sembuh. Biasanya, untuk meninggal dengan menggunakan prosedur ini, seseorang harus meminta anjuran dokter dan mengikuti segala petunjuknya, seperti Charlie dan Francie.

“Mereka merupakan pasangan yang terbaik untuk satu sama lain. Dalam pernikahan mereka, ayah adalah mata ibu dan ibu adalah telinga ayah, jadi wajar jika mereka ingin mati bersama. Pilihan mereka juga jauh lebih mudah bagi saya menerimanya, daripada melihat mereka menderita selama berbulan-bulan,” ucap Jeriln Marler, putri sulung Charlie dan Francie.

Dalam video yang berdurasi 45 menit, kebersamaan terakhir Charlie dan Francie di dunia terekam. Mereka saling tersenyum seakan mengenang keluarga, cinta dan kasih sayang yang telah mereka bagi selama 66 tahun. Charlie dan Francie pun berpegangan tangan saat menelan obat-obatan untuk mengakhiri hidup mereka. | sumber : okezone

Editor: IHAN NURDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.