18 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Tips untuk Ortu: Agar Ujian di Sekolah Lebih Bermakna

...

  • portalsatu.com
  • 01 December 2018 09:30 WIB

--------Ujian untuk Belajar, bukan Belajar untuk ujian----------


Tak lama lagi masa ujian semester akan tiba bagi para siswa di jenjang pendidikan dasar dan menengah. Bahkan di beberapa sekolah dengan muatan pelajaran yang padat telah memulai ujian sejak seminggu lalu.

Ujian telah disepakati sebagai bentuk pengukuran capaian belajar secara umum, terutama untuk domain kognitif. Pada umumnya para guru telah memiliki catatan penilaian proses, yaitu saat pembelajaran di kelas. Dan untuk beberapa pelajaran memerlukan penilaian autentik dengan mengukur performa siswa secara langsung.

Ujian akan menjadi tak bermakna dan terkesana formalistik belaka bila tanpa ada persiapan serius dari sekolah dan siswa sendiri. Diantara yang penting diperhatikan oleh pihak sekolah adalah dengan mengedepankan prinsip integritas, jujur dan independen. Agar siswa terdorong untuk mempersiapkan diri. Sangat baik juga bila sekolah memiliki beragam model ujian untuk dapat mengukur kemampuan siswa secara adil.

Sedangkan untuk orang tua, saat musim ujian tiba (bahkan jauh sebelum ujian ) agar dapat mengondisikan iklim di keluarga yang mengarah pada pentingnya ujian, diantaranya dengan mengurangi waktu hiburan di rumah dan menyusun jadwal belajar sendiri bagi anak anak.

Beberapa langkah ini tampaknya sangat baik juga diterapkan saat ujian sedang berlangsung. Sehingga ujian tersebut tidak mendatangkan kesia-siaan atau hanya dianggap sebelah mata.

Pertama, Mendampingi anak secara khusus dalam mengulang dan menyelesaikan latihan belajarnya.

Kedua, Bila sang anak sudah cukup mandiri, orang tua hanya mengondisikan suasananya saja. Misal, selepas zuhur untuk istirahat sambil membaca materi yang ringan. Baru dilanjutkan setelah ashar, maghrib dan isya.

Ketiga, waktu pagi baik digunakan untuk persiapan materi yang perlu dihafal.

Keempat, menjaga kondisi tubuh dan juga suplai makanan sehat untuk mendukung kobsentrasi dan daya ingat.

kelima, berdoa dan meminta bimbingan Allah. Sebab dariNyalah sumber ilmu dan pemahaman.

Keenam, memerhatikan jadwal ujian sekolah, sehingga mudah memilih mata pejaran mana yang perlu didahulukan untuk dipelajari dan diulang kembali.

Ketujuh, memanfaatkan media online/internet untuk mempelajari bahan latihan ujian atau penjelasan tambahannya.Bisa juga dengan langsung menghubungi sang guru pengasuh.

Kedelapan, selalu memotivasi dan memberi semangat untuk anak untuk tetap belajar dan meningkatkan kemampuan. 

Demikianlah beberapa langlah kecil dalam menghadapi masa ujian. ujian, sejatinya ujian untuk belajar, bukan belajar untuk ujian. Bila sikap ini bisa terpatri maka sang anak akan terus belajar dalam keadaan apapun, apalagi di zaman TIK seperti sekarang ini.

Semoga berhasil dalam ujian dan terus belajar.

Penulis: Taufik Sentana
Pegiat pendidikan Islam. Mengelola Program Bina Prestasi Siswa. Menetap di Meulaboh.

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.