07 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Banyak Pasien Jiwa di Kecamatan Pidie, Ini Kata Kepala Puskesmas

...

  • ZAMAH SARI
  • 28 November 2019 19:45 WIB

Foto: Zamah Sari/portalsatu.com
Foto: Zamah Sari/portalsatu.com

SIGLI - Di Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, hingga Oktober 2019 tercatat 214 warga mengalami ganguan jiwa. Dari jumlah tersebut tidak ada seorang pun yang terpasung.

Data dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Pidie itu dipaparkan Kepala Puskesmas, dr. Susi Yanti Eka Sartika, dalam lokakarya mini lintas sektor Kecamatan Pidie, Rabu, 27 November 2019. Jumlah tersebut tersebar di 58 gampong dari 64 gampong dalam Kecamatan Pidie.

Dari 214 pasien jiwa tersebut, dua orang sudah meninggal, 46 di antaranya masuk  kategori tergantung (parah) sehingga dalam  perawatan mulai dari mandi, makan dan obat dibantu keluarga. Sedangkan 100 pasien masuk kategori sedang, yakni mereka bisa makan dan mandi sendiri, hanya untuk minum obat dibantu keluarga. 

"Sisanya sebanyak 66 orang merupakan pasien mandiri. Mulai makan, mandi dan minum obat dilakukan secara mandiri oleh pasien," ujar Yanti yang mengaku pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap para pasien tersebut.

Yanti menyebutkan, angka ini tentunya belum valid karena masih banyak keluarga yang malu melaporkan anggota keluarganya mengalami gangguan jiwa.  “Ini menjadi kendala kita dalam hal pendataan dan penanganan secara medis," imbuhnya.

Menurut Yanti, ada beberapa faktor penyebab warga mengalami ganguan jiwa. Di antaranya, faktor keturunan, narkoba, ekonomi, putus cinta dan bencana alam.

Yanti berharap semua pihak bekerja sama dalam penanganan persoalan kesehatan termasuk pasien jiwa.

Lokakarya mini listas sektor Kecamatan Pidie itu diikuti para keuchik, imum mukim dan para kader kesehatan yang berada di 64 gampong.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.