27 June 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


BPJS Kesehatan Banda Aceh Perkuat PRB di FKRTL

...

  • portalsatu.com
  • 18 March 2019 19:00 WIB

Foto: dok. BPJS Kesehatan Banda Aceh
Foto: dok. BPJS Kesehatan Banda Aceh

Banda Aceh – BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh getol untuk mengoptimalisasi Program Rujuk Balik (PRB) Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingat Lanjut (FKRTL) seperti rumah sakit dan klinik utama. PRB ini sendiri merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada penderita penyakit kronis dengan kondisi stabil dan masih memerlukan pengobatan atau asuhan keperawatan jangka panjang yang dilaksanakan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama FKTP atas rekomendasi/rujukan dari dokter spesialis /subspesialis di FKRTL yang merawat.

“Tujuan diselenggarakannya PRB ini di FKRTL adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada peserta karena salah satu manfaat dari PRB mengurangi waktu tunggu di poli rumah sakit dan rumah sakit tidak menjadi puskesmas raksasa sehingga pelayanan kepada pasien/peserta lebih optimal,” ungkap Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan (PMR), Cut Novarita dalam kegiatan Evaluasi Pencapaian Rekrumen Peserta PRB pada Kamis, (14/3), bertempat di Ruang Rapat Kantor BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh yang diikuti oleh penanggung jawab PRB di masing-masing rumah sakit mitra BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi pencapaian rekrutmen peserta PRB dari tahun 2018 sampai 2019 memang masih perlu ditingkatkan. Maka dari itu ia berharap dukungan dan bantuan dari rumah sakit untuk terus mensosialisasikan manfaat dengan mengikuti PRB bagi pasien/peserta yang menderita penyakit kronis dengan kondisi stabil dan masih memerlukan pengobatan.

Untuk diketahui, jenis penyakit kronis yang dapat dilaksanakan dalam PRB terdiri dari penyakit diabetes mellitus atau darah manis, hipertensi, jantung, asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), Epilesy, skizofren, stroke dan Sindroma Lupus Eritematosus.

“BPJS Kesehatan berharap antara rumah sakit dan FKTP seperti puskesmas, klinik dan DPP dapat bersinergi dan berkoordinasi dengan baik dalam merekrut peserta PRB sehingga dapat meningkatkan fungsi FKTP sebagai gate keeper dari aspek pelayanan komprehensif dalam pembiayaan yang rasional,” lanjutnya.

Sementara itu, penanggung jawab PRB di Rumah Sakit Teungku Abdullah Syafi’i Kabupaten Pidie, Neti Agustina yang hadir pada kegiatan tersebut mengatakan akan terus melakukan sosialisasi kepada pasien/peserta untuk menjadi peserta PRB.

“Kami akan terus melakukan sosialisai manfaat menjadi peserta PRB karena banyak kemudahannya seperti tidak perlu antri di rumah sakit lagi tapi cukup datang ke FKTP dan dokter di FKTP melanjutkan resep yang ditulis oleh dokter Spesialis/Sub Spesialis dari rumah sakit untuk jangka waktu satu bulan jadi peserta tidak perlu bolak-balik ke faskes hanya untuk mengambil obat,” ujarnya.[](*)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.