22 July 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


BPJS Kesehatan Jemput Bola ke Pulau Terpencil

...

  • portalsatu.com
  • 26 April 2019 09:30 WIB

Foto istimewa
Foto istimewa

Aceh Besar -  BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh jemput bola dengan membuka kanal pendaftaran bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang berada di Kecamatan Pulo Aceh agar masyarakat memahami pentingnya jaminan sosial kesehatan bagi dirinya sendiri dan keluarganya. Hal ini untuk mempermudah akses layanan pengurusan kepesertaan dan penyebaran informasi Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) secara merata sampai ke daerah terpencil itu.

Pulo Aceh merupakan sebuah wilayah yang terdiri dari dua pulau yaitu Pulo Nasi dan Pulo Breuh yang berada paling akhir batas wilayah Provinsi Aceh serta Indonesia paling barat. Untuk menuju Pulo Aceh diperlukan waktu kurang lebih selama 2 jam dari Ibukota Provinsi Aceh, Kota Banda Aceh dengan menaiki kapal nelayan.

“Alasan kenapa kita menyambangi Pulo Aceh karena pulau ini adalah salah satu pulau terpencil yang terdapat di Aceh, saat ini masih ada 700 jiwa yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, jika mereka ke Kantor BPJS Kesehatan masyarakat harus merogoh kocek hampir Rp. 100.000,- yang pastinya dirasa berat bagi masyarakat yang bermata pencaharian sebagai petani dan nelayan di pulau ini, oleh karena itu BPJS Kesehatan memberikan kemudahan dengan membuka kanal pendaftaran bagi masyarakat yang belum terdaftar,” ungkap Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, T.M. Afandy pada Kamis (25/4) yang ditemui di Pulo Aceh.

Pembukaan kanal pendaftaran dan pemberian informasi tersebut berada di 4 titik lokasi yang dihadiri oleh ratusan masyarakat dari 17 desa di pulau tersebut berlangsung selama dua hari dari rabu (24/4) sampai dengan kamis (25/4). Turut hadir juga perwakilan dari Puskesmas Pulo Aceh, para Keuchik (kepala desa – red) dan Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Aceh Besar.

T.M. Afandy menambahkan, Pemerintah Aceh memberikan perhatian besar kepada masyarakatnya tak terkecuali yang berada dipelosok dan terpencil dalam bidang kesehatan.  Hal ini terbukti dengan terintegrasinya jaminan kesehatan daerah Program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) ke dalam Program JKN-KIS dan Aceh telah dikategorikan sebagai daerah Universal Health Coverage (UHC) dan disusul oleh 3 provinsi lainnya. 

“Puskemas di Pulo Aceh tetap melayani fungsi dan tugasnya sebagai pusat kesehatan masyarakat dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat karena tidak adanya jaringan data dan koneksi internet untuk mengecek apakah masyarakat tersebut sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS atau belum,” ucapnya.

Terakhir ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut sehingga dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan.

Sementara itu, pejabat yang ditunjuk oleh Kepala Puskemas Pulo Aceh, Muballirah, yang terus ikut mendampingi tim dari BPJS Kesehatan selama disana, mengatakan masyarakat sangat senang atas kehadiran BPJS Kesehatan dalam mempermudah akses layanan pendaftaran dan pemberian informasi kepada masyarakat, mengingat jarak yang harus ditempuh serta biaya transportasi yang dikeluarkan untuk sampai ke Kantor BPJS Kesehatan karena letak geografis daerah tersebut yang berada dikepulauan.[](*)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.