18 November 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Cerita Rabidun Selian Menjalani Operasi Ditanggung JKN-KIS

...

  • portalsatu.com
  • 08 November 2019 10:05 WIB

Rabidun Selian. Foto: dok. BPJS Kesehatan
Rabidun Selian. Foto: dok. BPJS Kesehatan

BANDA ACEH – Segmen kepesertaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) telah mendapatkan jaminan kesehatan sejak era PT. Askes (Persero). Dengan bertransformasinya PT. Askes (Persero) menjadi BPJS Kesehatan secara otomatis kepesertaan PNS beserta pensiunannya masuk ke dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS).

Tak terkecuali bagi Rabidun Selian (75) yang merupakan pensiunan PNS-Guru yang telah memanfaatkan jaminan kesehatannya sejak era PT. Askes.

Rabidun Selian yang menetap di Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, menyampaikan bahwa sangat membutuhkan JKN-KIS untuk berobat, apalagi usianya yang semakin senja dengan kondisi kesehatan makin menurun.

“Di usia saya yang sudah 75 tahun kondisi kesehatan sudah tidak seperti pada saat masih muda, ada saja penyakit yang menghampiri, makanya saya rutin mengontrol kesehatan di puskesmas dimana saya terdaftar,” ungkapnya.

Didampingi istrinya, ia menceritakan puncak kesehatannya menurun pada tahun 2017 yang mengharuskan tulang panggulnya dioperasi dan dirawat inap sekitar dua minggu di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) yang merupakan rumah sakit pusat rujukan di Aceh ini.

“Waktu saya pulang haji sekitar Oktober 2017, bagian tulang panggul saya susah digerakkan dan menghambat aktivitas sehari-hari, kemudian saya berobat ke puskesmas dan dirujuk ke spesialis ortopedi di RSUZA. Dokter mengatakan harus dilakukan operasi pada bagian tulang panggul tersebut untuk memulihkannya, akhirnya operasi dilakukan dan sekitar dua minggu dirawat inap disana,” ujarnya.

Rabidun Selian juga menyampaikan, selama ini dia berobat mulai dari puskesmas hingga ke rumah sakit tidak pernah dikenakan biaya dengan menggunakan JKN-KIS dan sangat merasakan manfaat yang diterimanya.  

“Saya tidak pernah bosan dengan menggunakan JKN-KIS karena selama menjalani perawatan baik di puskesmas dan rumah sakit tidak pernah dikenakan biaya, pelayanan yang saya dapatkan juga bagus. Mengenai kondisi pasca operasi tulang panggul, saya sudah dapat mengendarai kembali motor sehingga tidak terhambat lagi untuk beraktivitas sehari-hari,” ucapnya.

Terakhir ia berharap agar program JKN-KIS ini berkelanjutan sehingga manfaat dan kemudahan yang sudah didapat selama ini dapat terus dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.[](*)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.