29 September 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Disebut Mampu Tangkal Corona, Ini Manfaat Jahe Merah

...

  • PORTALSATU
  • 15 March 2020 12:30 WIB

 Bumbu masak jahe merah ludes di Pasar Baru, Juanda, Bekasi, Rabu (4/3/2020). Foto: kompas.com/Cynthia Lova
Bumbu masak jahe merah ludes di Pasar Baru, Juanda, Bekasi, Rabu (4/3/2020). Foto: kompas.com/Cynthia Lova

Setelah merebaknya virus corona di Indonesia, berbagai cara dilakukan masyarakat untuk dapat menangkal virus mematikan itu. Belum ada penelitian ilmiah terkait dengan obat yang ampuh untuk menangani Covid-19 ini.

Langkah-langkah tersebut seperti menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan selama dua puluh detik, makan makanan yang berserat, berolahraga, serta mengonsumsi obat-obatan herbal.

Belakangan, obat-obatan herbal banyak diburu masyarakat. Salah satunya jahe merah, yang diduga mampu menangkal gejala virus corona. Di pasaran, jahe merah kian langka, jika pun ada, harganya melonjak.

Di pasar sayur Peunayong misalnya, jahe merah sudah susah dicari. Jahe merah ini juga menjadi bahan pokok masyarakat untuk masakan. Biasanya harga jahe merah berkisar Rp25 ribu, kini mencapai Rp45 ribu perkilogram.

"Jahe merah sudah susah didapat sekarang, entah gara-gara virus itu (corona). Biasanya sekitar Rp25 ribu, sekarang sudah Rp45 ribu perkilogramnya," ungkap Albayani ditemui portalsatu.com di pasar Peunayong, Jumat, 13 Maret 2020.

Jahe merah (zingiber officinale var rubrum) sejak beberapa tahun terakhir cukup populer di kalangan masyarakat sebagai bahan minuman dan obat-obatan herbal. Jahe merah memiliki cita rasa yang lebih pedas dibandingkan dengan jahe biasa karena kandungan minyak atsirinya lebih banyak.

Lantas, apa manfaat yang didapat bila mengonsumsi jahe merah. Benarkah jahe merah bisa menangkal gejala virus corona? Simak ulasan berikut ini, dikutip dari kompas.com.

Manfaat Jahe Merah Bagi Kesehatan

1. Memiliki kemungkinan untuk menurunkan kolestero

Kadar kolesterol yang tinggi dalam tubuh berpotensi untuk menimbulkan penyakit yang serius. Bubuk jahe ditemukan mampu menurunkan kadar LDL atau ‘kolesterol jahat’ pada 45 pasien hiperlipidemia atau yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi.

Kadar kolesterol juga bisa mengurangi tingkat kolesterol pada tikus yang mengalami diabetes dan hipotiroid atau memiliki kadar tiroid yang rendah. Meskipun demikian, efek jahe terhadap kadar kolesterol masih perlu riset lebih lanjut.

2. Menangkal infeksi bakteri dan virus

Manfaat jahe dalam menangkal infeksi bakteri dan virus tertentu didukung oleh kandungan gingerol dalam jahe yang dapat menghambat infeksi bakteri, seperti shigella, E.coli, dan sebagainya.

Bumbu dapur jahe juga ditemukan bisa menangkal infeksi virus RSV yang menyerang saluran pernapasan. Bahkan, sebuah penelitian mendapati bahwa jahe berpotensi untuk mencegah infeksi bakteri yang resisten terhadap obat.

Selain itu, jahe juga memiliki antioksidan yang mungkin dapat mencegah kerusakan DNA tubuh dan stres, serta bisa membantu mengatasi pilek dan flu.

3. Obat antimual

Rasa mual pastinya sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi tidak perlu kesal karena kita bisa menggunakan jahe sebagai salah satu cara untuk mengatasi mual dengan mengurangi gas dalam perut.

Manfaat jahe untuk menangkal mual juga dapat digunakan untuk mual pascaoperasi, mual saat hamil, dan mual sehabis kemoterapi. Namun, bila kamu sedang hamil, berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi jahe.

4. Mengatasi gangguan pencernaan

Rasa tidak nyaman karena gangguan pencernaan berupa dispepsia atau sakit maag dapat dibantu dengan jahe. Jahe bekerja dengan cara mempercepat waktu pengosongan lambung yang mengurangi kemungkinan timbulnya masalah perut.

5. Meningkatkan fungsi otak

Manfaat jahe tidak hanya mengatasi gangguan pencernaan, tetapi juga dapat meningkatkan fungsi otak dan berpotensi menjadi obat untuk penyakit Alzheimer.

Sebuah riset menemukan bahwa jahe dapat meningkatkan fungsi kognitif pada wanita yang berusia 50 tahunan. Sementara itu, studi terhadap tikus mendapati bahwa jahe bisa meningkatkan fungsi kognitif dan melindungi saraf otak.

Meskipun demikian, masih diperlukan penelitian tambahan untuk mengetahui efektivitas jahe sebagai obat untuk Alzheimer.

6. Meredakan nyeri otot

Jahe yang menghangatkan tubuh diyakini memiliki kandungan antiradang yang berfungsi untuk meredakan nyeri dan sakit pada otot, seperti nyeri otot sehabis berolahraga.

Namun, efek jahe meredakan nyeri otot tidak langsung dirasakan begitu saja, tetapi dibutuhkan waktu beberapa hari.

7. Mengurangi sakit saat menstruasi

Bagi kaum wanita yang sedang menstruasi, jahe membawa khasiat untuk meredakan sakit saat sedang haid dan bahkan ditemukan seefektif obat antinyeri lainnya, seperti ibuprofen.

8. Meringankan gejala arthritis

Salah satu gejala arthritis adalah pembengkakan pada persendian. Jahe ditemukan mampu mengurangi pembengkakan akibat artritis dengan ditempelkan pada kulit ataupun dikonsumsi. Salah satu jenis arthritis yang bisa diatasi adalah osteoarthritis.

9. Berpotensi menangkal kanker

Penelitian mengenai manfaat jahe dalam menghambat kanker belum menemukan suatu kesimpulan yang pasti. Namun, beberapa penelitian sudah membuktikan khasiat jahe dalam menangkal kanker.

Salah satu riset mendapati bahwa kandungan gingerol dalam jahe bisa menjadi alternatif terapi penyembuhan untuk penderita kanker.

10. Menurunkan kadar gula darah

Meskipun penelitian mengenai manfaat jahe untuk menurunkan kadar gula darah masih perlu dilakukan lebih lanjut, tetapi sudah ada studi yang memperlihatkan bahwa terdapat penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.[](Razi)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.