30 March 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata Kepala Unicef Aceh Soal Kasus Stunting di Simeulue

...

  • PORTALSATU
  • 13 February 2020 22:45 WIB

Kepala Unicef Kantor Perwakilan Aceh, Andi Yoga Tama (baju batik) saat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Simeulue. Kamis, 13 Februari 2020. Foto istimewa
Kepala Unicef Kantor Perwakilan Aceh, Andi Yoga Tama (baju batik) saat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Simeulue. Kamis, 13 Februari 2020. Foto istimewa

SIMEULUE – Kepala Unicef Kantor Perwakilan Aceh, Andi Yoga Tama, mengatakan untuk menekan kasus stunting di Aceh perlu keterlibatan seluruh lintas sektor instansi terkait. Pasalnya, setiap instansi memiliki peran penting dan tanggung jawab terhadap persoalan kesehatan tersebut.

“Unicef juga berupaya mendorong dari segi kebijakan, peningkatan kapasitas, membantu sinkronisasi perencanaan, penganggaran, komunikasi, pembangunan dan perbaikan data monitoring serta evaluasi, termasuk kerja sama pemerintahan dari tinggat level atas hingga level bawah,” ujar Andi Yoga Tama kepada portalsatu.com, Kamis, 13 Februari 2020, usai pertemuan dengan Bupati Simeulue, Erly Hasym dan sejumlah dinas/SKPK di Kabupaten Simeulue. 

Andi Yoga Tama menyebutkan, hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan RI tahun 2018 lalu menempatkan Provinsi Aceh tertinggi kasus stunting di Indonesia. “Untuk Provinsi Aceh, yang tertinggi kasus stunting yakni Subulussalam dan urutan kedua Simeulue, sekitar 47,3 persen. Untuk memulihkan dan mengatasi stunting ini butuh waktu yang lama, sekitar 2-5 tahun,?" katanya.

Menurut Andi, dari hasil Riskesdas tahun 2018 lalu, dengan angka stunting di Kabupaten Simeulue mencapai 47,3 persen, diperkirakan dari 10 anak Bawah Dua Tahun (Baduta) ada lima anak Baduta yang mengalami stunting.

"Di Simeulue kita akui banyak sumber makanan, tapi untuk Baduta itu makanannya harus spesisfik dan gizi seimbang. Bukan makanan sekadar mengenyangkan perut supaya Baduta tidak rewel dan tidak menangis. Akibat makanan dengan gizi tidak seimbang, berpotensi stunting," ungkap Andi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue, Asludin, menyatakan angka stunting sudah menurun. "Saat ini hanya 21 persen lagi atau dari 10 anak hanya ada 2 orang lagi yang stunting," kata Asludin.[](Egar Shabara)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.