25 June 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Lari Saat Berpuasa, Kenapa Tidak?

...

  • IHAN NURDIN
  • 13 June 2017 14:00 WIB

ilustrasi
ilustrasi

BANDA ACEH - Meski sedang berpuasa bukan berarti aktivitas olahraga harus dihentikan. Walau bagaimanapun kebugaran tubuh tetap harus dijaga untuk menunjang performa Anda. Salah satu olahraga yang bisa dilakukan adalah lari atau jogging.

Lari termasuk jenis olahraga yang paling mudah dilakukan. Bisa dilakukan di ruangan menggunakan treadmill, atau di luar ruangan seperti mengitari alun-alun kota, lapangan, stadion, pantai atau area publik lainnya.

Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar olahraga di bulan puasa tetap menyenangkan.

"Secara praktik sama saja dengan berolahraga di bulan-bulan lainnya, hanya saja selama puasa waktu (olahraga) larinya disesuaikan satu atau dua jam sebelum waktu berbuka tiba," kata Citra Rahman, pelari yang tergabung dalam komunitas IndorunnersĀ  kepada portalsatu.com, pekan lalu.

Berlari secara rutin kata Citra, baik untuk pernafasan, mengencangkan otot kaki dan paha. Selain itu juga bisa untuk mengurangi berat badan jika diikuti dengan pola makan yang sehat dan seimbang.

Usai berolahraga atau saat berbuka jangan lupa mengonsumsi air yang cukup untuk menghidrasi tubuh. Lebih baik jika air tersebut mengandung ion alami seperti air kelapa.

"Selain air putih, konsumsi juga kurma atau yang mengandung gula untuk mengganti kalori tubuh yang berkurang. Mengonsumsi pisang juga bagus untuk menghindari kram pada otot saat berlari. Jadi, makan pisang saat sahur itu bagus kalau mau lari di sore harinya," ujar Citra yang juga blogger asal Aceh, yang kini berdomisili di Serang.

Yang tak kalah penting adalah melakukan pemanasan sebelum berlari untuk meregangkan otot. Khusus bagi pemula, bisa disiasati dengan berjalan, kemudian berlari, lalu berjalan kembali, lalu berlari pelan hingga jarak yang diinginkan.

"Setelah lari wajib melakukan pendinginan supaya otot-otot kembali rileks, agar tidak kram. Penting juga mengetahui form lari, berlarilah dengan menapak landasan dengan telapak kaki depan atau tengah untuk menghindari cidera. Lari dengan langkah yang pendek-pendek saja biar tidak cepat capek. Kalau mau lebih asyik bisa sambil mendengarkan musik," katanya.[]

Editor: IHAN NURDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.