19 July 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia

Dinilai Abai Terkait Kasus Kemanusiaan Pemilu
MER-C Siap Ajukan Gugatan ke ICC/ICJ dan UNHRC

...

  • portalsatu.com
  • 15 May 2019 17:30 WIB

JAKARTA -- Dinilai tidak memperhatikan korban yang terus berjatuhan terhadap anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang terus berjatuhan (meninggal dunia), Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) akan membawa kasus tersebut ke dunia internasional untuk mengajukan gugatan terhadap Pemerintah dan KPU.

"Sejak 17 April hingga hari ini kita disuguhi kurva angka kematian dan kesakitan para Petugas KPPS yang sudah menembus angka 600 lebih. Namun, pemerintah dan KPU terkesan tidak peduli dan abai," ujar presidium MER-C, dr. Joserizal, Rabu, 15 Mei 2019.

Menurutnya, apa yang terjadi saat ini di Indonesia adalah bencana kemanusiaan. Oleh karena itu, meminta pemerintah dan KPU menghentikan perhitungan suara sementara dan fokus terhadap penanganan korban yang berjatuhan.

"Kondisi luar biasa seperti ini seharusnya mendapatkan perhatian cepat dan serius dari Pemerintah dan KPU. Tapi, dari apa yang kita lihat saat ini, tidak ada upaya serius baik dari Pemerintah dan KPU untuk melakukan pencegahan agar tidak jatuh lebih banyak korban," ujarnya.

Karena itu, MER-C mendesak Pemerintah dan KPU untuk segera turun tangan baik untuk melihat korban yang sakit dan menangani mereka secara seria, termasuk memberikan biaya hingga sembuh.

"Begitu pula dengan pasien yang meninggal dunia, maka harus dilakukan investigasi penyebab kematiannya dengan cara autopsy verbal hingga autopsy klinis. Ada pun tujuan itu dilakukan untuk mengetahui penyebab kematiannya dan menjadi mitigasi penyelenggaraan pemilu berikutnya," ujarnya.

Jika hal tersebut tetap tidak dilakukan alias Pemerintah dan KPU tetap abai dengan, maka MER-C akan segera menyiapkan gugatan ke Mahkamah Internasional, ICC, dan IJC atau United Human Right Council (UHRC).[] Rilis

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.