21 October 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


8 Ilmuwan Muslim yang Berhasil Mengubah Dunia

...

  • OKEZONE
  • 26 May 2020 11:00 WIB

Ibnu Sina.
Ibnu Sina.

PADA masa kejayaan Islam di era 780-1258 Masehi, banyak ilmuwan muslim berkontribusi besar dalam bidang ilmu pengetahuan. Sebut saja sains, kedokteran, ekonomi hingga ilmu astronomi banyak mereka kuasai di zamannya.

Mereka bahkan berhasil mengubah peradaban dunia berkat berbagai hasil temuannya. Berikut 8 ilmuwan muslim paling berpengaruh di dunia sebagaimana dikutip dari Sindonews:

1. Ibnu Sina (980-1037)

Bernama lengkap Abu Ali al-?usain bin Abdullah bin Hasan bin Ali bin Sina alias Ibnu Sina di dunia barat lebih dikenal dengan panggilan "Avicenna". Dia dikenal sebagai seorang filsuf, ilmuwan, dan dokter kelahiran Persia. Sebagian besar karyanya di bidang kedokteran membuat dirinya dijuluki "Bapak Kedokteran Modern".

Salah satu buku karyanya berjudul 'The Canon of Medicine' menjadi pedoman mahasiswa kedokteran di Eropa hingga tahun 1600-an.

2. Ibnu Khaldun (1332-1406 M) 

Ibnu Khaldun atau nama lengkapnya Abu Zayd Abdulrahman bin Muhammad bin Khaldun al-Hadrami ialah seorang sejarawan muslim dari Tunisia dan sering disebut sebagai bapak pendiri ilmu historiografi, sosiologi dan ekonomi. Karyanya yang terkenal adalah "Muqaddimah". Ibnu Khaldun bahkan sudah hafal Alquran sebelum beranjak dewasa.

3. Al-Khawarizmi (780-850 M) 

Ilmuwan asal Persia ini dikenal sebagai pakar matematika. Dialah orang yang menemukan sistem penomoran 1-10. Al-Khawarizmi juga berjasa menemukan konsep aljabar dan algoritma. Selain matematika, dia juga dikenal ahli astronomi, astrologi, dan geografi. Al-Khawarizmi lahir sekitar tahun 780 di Khw?rizm dan wafat sekitar tahun 850 di Baghdad, Irak.

4. Jabir Ibnu Hayyan (721-815 M) 

Jabir adalah ilmuwan dari Iran yang pakar di bidang kimia. Dia merupakan orang pertama yang mengidentifikasi zat yang bisa melarutkan emas. Dirinya pula yang pertama menemukan asam sulfat, klorida dan nitrat. Adapun kontribusi lain dari Jabir Ibnu Hayyan ialah pada penemuan alkali. Karya-karya Jabir antara lain Kitab Al-Kimya, Kitab Al-Sab'een, dan Kitab Al Rahmah.

5. Ibnu al-Nafis (1213-1288 M) 

Ibnu al-Nafis ialah ilmuwan dari Damaskus, Suriah yang berkontribusi besar terhadap bidang medis. Ibnu al-Nafis ilmuwan pertama yang mengungkapkan teori pembuluh darah kapiler. Dia secara akurat dapat mendeskripsikan peredaran darah dalam tubuh. Julukannya di dunia medis lebih dikenal sebagai bapak fisiologi peredaran darah.

6. Ibnu Haitham (965-1040 M)

Ilmuwan asal Irak ini sama dengan Al-Khawarizmi yang ahli di bidang matematika. Ia dikenal sebagai pendiri optik modern. Ibnu Haitham berhasil membedah konsep cahaya.

7. Al Zahrawi (936-1013 M)

Pria bernama lengkal Abul Qasim Khalaf Ibnu Abbas Az-Zahrawi atau Al Zahrawi merupakan ilmuwan dari Cordoba yang ahli bidang kedokteran. Dialah penemu konsep operasi modern. Penemuannya yang sangat berguna hingga kini korsep untuk membantu proses persalinan. Karya terkenalnya adalah Al-Tasrif, yakni kumpulan praktik kedokteran yang terdiri atas 30 jilid.

8. Al Biruni 

Ilmuwan bernama lengkap Abu Raihan Al-Biruni ialah matematikawan asal Persia. Dia juga pakar astronomi, fisika, sekaligus filsuf, dan pakar geografi. Ia berkontribusi besar terhadap bidang matematika, filsafat dan obat-obatan (farmasi). Al Biruni wafat pada tahun 1050 di Ghazni, Afghanistan.[]Sumber:okezone

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.