31 October 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Aceh Hari Ini: Politik Tipu Aceh Ala Teuku Umar Dimulai

...

  • ISKANDAR NORMAN
  • 30 September 2020 08:44 WIB

Teuku Umar bersama para pengikutnya [Foto: Collectie Tropenmuseum]
Teuku Umar bersama para pengikutnya [Foto: Collectie Tropenmuseum]

Pada 30 September 1893, Teuku Umar bersama 15 pengikutnya menyerahkan diri kepada Belanda. Siasat berdamai untuk mengumpulkan kekuatan melawan dilakukan, dikenal sebagai politik tipu Aceh.

Ketika menyerah Teuku Umar diharuskan mengucap sumpah setia kepada Belanda di hadapan Gubernur Militer Hindia Belanda di Aceh, Jenderal Deijckerhoff. Pengucapan sumpah itu dilakukan di hadapan Teuku Kadli di makan Teungku Di Anjong di Gampong Pelanggahan. Tempat itu sengaja dipilih oleh Belanda, karena termasuk salah satu makam keramat. Belanda berharap Teuku Umar tidak mengingkari sumpahnya yang diucapkan  di makam ulama itu.

Paul Van’t Veer, dalam buku “Perang Aceh Kisah Kegagalan Snouck Hourgronje” mengungkapkan, pada awalnya Teuku Umar memang mentaati sumpahnya. Ia membantu Belanda melakukan penyerangan terhadap pejuang Aceh di beberapa tempat. Atas kesetiannya kepada Belanda itu, Teuku Umar diberi gelar “Panglima Perang Besar” dengan nama kebesaran “Teuku Johan Pahlawan”.

Belanda juga memberikan beberapa fasilitas kepada Teuku Umar diantaranya 380 senapan kokang moderen, 800 senapan jenis lama, 250.000 butir peluru, 500 kilogram mesiu, 120.000 sumbu mesiu, dan lima ton timah untuk mengisi sendiri persediaan mesiu. Ia juga diberikan candu dan uang sebanyak 18.000 ringgit Spanyol. Selain itu Belanda juga membangun sebuah rumah besar untuk keluarga Teuku Umar.

Namun kemudian dengan berbagai fasilitas persenjataan yang telah dimilikinya itu. Teuku Umar kembali melawan Belanda. Kelicikan Teuku Umar melalui politik menyerah pura-pura ini membuat Belanda murka, rumahnya dibakar, ia diburu dengan bayaran tinggi. Peristiwa fenomenal itu dikenal dengan sebutan “Tipu Aceh”.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.