20 September 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Aceh Hari Ini : Sentimen Anti Cina Merebak

...

  • ISKANDAR NORMAN
  • 16 September 2020 07:25 WIB

Festival etnis Cina di Banda Aceh pada awal kemerdekaan [Foto: Tarikh]
Festival etnis Cina di Banda Aceh pada awal kemerdekaan [Foto: Tarikh]

Rakyat Aceh memadati pantai Ulee Lheu, Banda Aceh lengkap dengan senjata rampasan dari Jepang. Tentara Cina dikabarkan akan mendarat bersama Sekutu untuk melucuti pejuang Aceh. Sentimen anti Cina pun merebak. Ternyata hanya ulah provokasi Belanda.

Pada 16 September 1945, tersiar kabar bahwa tentara Cina yang mewakili Sekutu akan mendarat di Ulee Lheu, Banda Aceh. Cina dinyatakan tidak mendukung Indonesia merdeka, para pengusaha dan perantau Cina juga akan menggunakan pengaruh Sekutu untuk menindas pergerakan pejuang kemerdekaan Indonesia.

Berita itu ternyata hanya provokasi Belanda untuk melihat reaksi rakyat Aceh. Rakyat Aceh memberi jawabannya, ribuan pemuda pejuang kemerdekaan di Aceh memadati garis pantai Ulee Lheu lengkap dengan senjata tempur hasil rampasan dari tentara Jepang. Melihat gelagat seperti itu, Belanda mengurungkan niatnya untuk menyerang Aceh.

Pemerintah Cina juga merasa dirugikan atas provokasi Belanda mengatasnamakan tentara Cina tersebut. Untuk menghindari sentimen anti Cina di Aceh, perwakilan Cina di Medan mengirim surat khusus ke Aceh. Isinya menegaskan tiga hal.

Pertama, Cina (Tiongkok) adalah suatu negara yang mencintai perdamaian, tidak ada maksud untuk menjajah Indonesia, ataupun mencampuri urusan politik Indonesia.

Kedua, Pemerintah Tiongkok berdasar atas hak menentukan nasib bangsa sendiri (the right on self determination), maka bersetujui (bersimpati) dengan pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Ketiga, Perantau Tionghoa diharapkan kelak akan membantu pergerakan pembinaan negeri Indonesia dalam bidang ekonomi.

Surat tersebut diakhiri dengan kalimat, perantau Tionghoa atas dasar hak menentukan nasib bangsa sendiri, menyokong pergerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Mereka juga menyatakan sangat risau dengan isu pendaratan tentara Cina di Ulee Lheu, Banda Aceh tersebut.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.