12 July 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Aceh Hari Ini: Swedia Tutup Kantor Kedutaan di Indonesia Terkait Persoalan Aceh

...

  • ISKANDAR NORMAN
  • 02 June 2020 08:04 WIB

Lindstrad, jaksa Swedia yang melakukan investigasi ke Aceh @google
Lindstrad, jaksa Swedia yang melakukan investigasi ke Aceh @google

Pada tanggal 2 Juni 2003, Pemerintah Swedia menutup kantor kedutaannya di Jakarta. Penutupan dilakukan terkait dengan keberadaan pimpinan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang bermukim di Swedia yang mengendalikan pemberontakan di Aceh.

Akibat persoalan Aceh ini, hubungan diplomatik Swedia dengan Indonesia jadi terganggu. Penutupan kantor Kedutaan Swedia di Jakarta itu juga dilakukan sebagai respon Swedia atas pernyataan Pemerintah Republik Indonesia melalui Sesmenkopolkam Sudi Silalahi sehari seelumnya yang menyiapkan opsi untuk Swedia, salah satunya pemutusan hubungan diplomatik.

Pemerintah Indonesia mengaku kecewa kepada Swedia karena tidak memproses permintaan untuk menghukum pentinggi GAM yang bermukim di sana. Padahal Pemerintah Indonesia melalui tim yang diketuai oleh mantan Menteri Luar Negeri Ali Alatas sudah menyerahkan berbagai dokumen tentang keterlibatan petinggi GAM di Swedia dengan pemberontakan GAM di Aceh.

Sikap Swedia yang menutup kantor kedutaannya itu membuat banyak kalangan berang, tak kecuali Ketua Majelis Per­musyawaratan Rakyat (MPR) yang saat itu dijabat Amien Rais yang meminta agar Pemerintah Republik Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan Swedia.

Meski demikian, kekecewaan tersebut tidak sampai me­mutuskan hubungan diplomatik dengan negara Eropa tersebut. Berbagai usaha terus dilakukan untuk meyakinkan pemerintah Swedia. Sementara itu, Kapolri Dai Bachtiar terus menyiapkan bukti-bukti keterkaitan aktivitas Hasan Tiro dengan GAM di Aceh.

Tapi Jaksa Swedia, Thomas Linstrad yang melakukan investigasi ke Indonesia terutama ke Aceh bersama timnya, tidak menemukan keterkaitan pemberontakan GAM dengan keberadaan para petinggi GAM di Swedia.

Alasannya, perang yang terjadi di berbagai daerah di Aceh merupakan tanggung jawab langsung Panglima GAM di setiap wilayah secara militer, sementara petinggi GAM yang bermukim di luar negeri, termasuk di Swedia hanya pemimpin politik dari sebuah gerakan pembebasan.[**]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.