24 August 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Periset Temukan Sisa Manusia Tertua di Maroko

...

  • THAYEB LOH ANGEN
  • 14 June 2017 15:00 WIB

MARRAKESH - Kerangka tertua manusia modern ditemukan di Maroko, sebuah tim peneliti internasional mengumumkan pada hari Rabu, disiarkan worldbulletin.net.

Tulang berusia 300.000 lebih tau 100.000 tahun dari yang sebelumnya ditemukan. Para ilmuwan menemukan lima kerangka termasuk tiga orang dewasa muda, satu remaja dan satu anak.

Ditemukan di sebuah gua yang dikenal sebagai situs arkeologi Jebel Irhoud sekitar 100 kilometer sebelah barat Marrakesh, fosil tersebut mengubah bagaimana para arkeolog memahami bagaimana Homo sapiens berevolusi.

Sebelumnya, fosil Homo sapiens tertua diketahui di Afrika timur dan berusia sekitar 200.000 tahun. Teori "Taman Eden" berkembang yang mengemukakan manusia modern berkembang di wilayah itu dan bergerak ke luar. Dengan kerangka baru yang ditemukan di Gurun Sahara, para periset mengatakan bahwa Homo sapiens kemungkinan berkembang dalam mode sedikit demi sedikit di seluruh Afrika, dan mungkin di tempat lain.

Seiring dengan kerangka, para ilmuwan menemukan alat sederhana dan tulang hewan dari hampir 500 spesies di lokasi tersebut. Dari mempelajari artifak dan tulang, ilmuwan percaya bahwa manusia modern awal memulai sebuah revolusi teknologi yang menyebar ke seluruh benua Afrika jauh lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya.

Dipimpin oleh ilmuwan dari Institut Max Planck di Jerman dan National Institute for Archeology and Heritage di Maroko, penelitian ini dipublikasikan di jurnal Nature. Arkeolog dari University of California, Davis, mempelajari alat dan tulang hewan untuk berteori tentang makanan manusia purba.

Periset menemukan bahwa kijang adalah bahan makanan yang paling populer, namun manusia juga mungkin makan rusa kutub, zebra, kerbau, landak, kelinci, kura-kura, moluska air tawar, ular dan telur burung unta.

"Menurut pandangan saya, apa yang dilakukannya adalah melanjutkan agar lebih memungkinkan Afrika Utara memiliki peran dalam evolusi manusia modern," kata ahli paleoantropologi UC Davis, Teresa Steele, dalam sebuah pernyataan.[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.