25 November 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Sumbangan Sang Kesatria

...

  • REPUBLIKA
  • 10 September 2017 12:40 WIB

Era Dinasti Ottoman. @Aksitarih.com
Era Dinasti Ottoman. @Aksitarih.com

JAKARTA -- Nasuh Al-Matraki dikenal sebagai seorang sejarawan terkemuka di era Kekhalifahan Utsmani Turki. Pada tahun 1520 M, dia berhasil menerjemahkan buku sejarah karya Al-Tabari yang berjudul Tarih Al_rasul wa Al-Muluk kedalam bahasa Turki.  Karya alihbahasa itu diberi judul Madjma' Al-Tawarikh. Dalam kitab itu dia juga membuat semacam suplemen yang berisi tentang sejarah Ottoman.

Selain itu, Al-Matraki juga menulis  sejarah kepemimpinan  Sultan Bâyezid II, Sultan Selim I dan Sultan Sulaiman Al-Qanuni. Beberapa buku sejarah yang ditulis Matraki itu antara lain; Ta'rikh-i Sultan Bâyezid wa-Sultan Selim ; Bayân-i Manâzil-i Safar-i Iraqayn-i Sultan Süleyman Khan yang dikenal dengan Majmua'-i Manâzil  (1537).  Pada 1538, Matraki juga berhasil menuliskan kitab Fath-nâme-i Karabughdan.

Kitab sejarah lainnya yang ditulis Matraki berjudul Ta'rikh-i Feth-i Shiklos wa Estergon wa Istolnibelgrad. Dia juga menulis dua volume sejarah hidup Sultan Sulaiman dalam kitab Suleyman-name. Pada 1550, sejarawan  Kerajaan Utsmani Turki  itu mendapat dukungan dari seorang menteri utama Sultan Sulaiman, Rustem Pasha untuk menerjemahkan  karya Sejarawan Al-Tabari yang lainnya berjudul Djami' Al-Tawarikh. Dalam  satu volume khusus pada bagian kitab yang diterjemahkannya itu, Matraki mengupas peristiwa-peristiwa penting  di era kepemimpinan Sultan Sulaiman hingga tahun 1561.

Matematika

Al-Matraki memang layak dijuluki ilmuwan serbabisa. Dia ternyata juga sangat populer sebagai seorang matematikus. Secara khusus, dia menulis dua buku matematika dalam bahasa Turki untuk meringankan tugas para ulama,  dewan kerajaan (divan katipleri) dan para akuntan negara. Kedua buku matematika yang ditulis Matraki memegang peranan penting dalam kemajuan Kekhalifahan Turki Utsmani.

Pasalnya, buku matematika yang disusun Al-Matraki itu sangat mudah dipahami setiap kalangan. Tak heran, jika buku matematika yang ditulis sang ilmuwan ksatria itu sangat cocok untuk digunakan sebagai matematika bahasa. Buku ini juga dijadikan panduan para akuntan di era Utsmani Turki dalam mengatasi masalah-masalah yang berhubungan dengan matematika.

Buku matematika pertama yang ditulis Matraki berjudul Jamal al-Kuttab wa Kamal al-Hussab.  Kitab yang disusun pada tahun 1517 itu secara khusus didedikasikan Matraki  untuk Sultan Selim I (1512-1520). Sedangkan, buku kedua yang bertajuk Umdat al-Hussab fi'l-furuz al-mukaddar bi'l-kulliyat diselesaikan Al-Matraki pada tahun 1533 – merupakan pengembangan dari kitab versi pertama.

Geografi Deskriptif Di Era kekhalifahan Utsmani Turki, Al-Matraki merupakan seorang yang sangat penting dalam bidang geografi deskriptif. Buku pertamanya yang paling bernilai dalam bidang itu berjudul  Bayân-i Manâzil-i Safar Iraqayn  berisi penjelasan tenpat-tempat yang disinggahi dalam dua ekspedisi ke Irak.

Dia juga membuat miniatur yang menggambarkan jalan yang menghubungkan Istanbul – Tabriz – Baghdad. Miniatur yang diciptakannya itu mirip sebuah peta. Karya-karya Matraki selalu menjadi rujukan bagi siapaun yang ingin mempelajari Utsmani Turki terutama Istanbul pada abad ke-16 M. Selama berabad-abad lukisan hasil goresan tangan Matraki tentang ibukota Utsmani Turki itu tetap dijadikan acuan.

Al-Matraki pun sukses membuat peta. Uniknya peta yang diciptakan Matraki disertai dengan miniatur-miniatur sehingga sangat bernilai dari perspektif geografi. Dalam  Ta'rikh-i Feth-i Shiklos wa Estergon wa Istolnibelgrad  Matraki menggambarkan tempat penginapan yang ada di antara Istanbul dan Budapest. Dalam kitab itu juga dia menjelaskan kota-kota yang dilaluinya seperti Nice, Toulon dan Marseilles.[]Sumber:republika

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.