23 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Bagi

...

  • MUDIN PASE
  • 11 September 2019 09:00 WIB

Ilustrasi. Foto: istimewa/net
Ilustrasi. Foto: istimewa/net

"Aku bingung, bisnis ini menjanjikan. Tapi modalku tak cukup," keluh seorang kawan.

"Kan cari opsi mengajak kongsian atau cari pinjaman," saran saya.

Sahabat!!!

Penggalan perbincangan di atas sering terjadi. Peluang tak boleh disia-siakan. Kesempatan tak boleh diabaikan. Tentu saja ada kendala. Kendala implementasi modal ide. Bisa jadi modal uang atau SDM.

Jika begitu, maka saran saya. Penyelesaiannya dengan berbagi. Daripada peluang itu tersia-siakan. Misalnya, kamu tidak dapat 100. Boleh jadi dapat sebagiannya. Atau bahkan lebih kecil. Yang penting peluang itu tertangkap.

Misalnya, dengan mencari pinjaman. Kalau ke bank, apakah syarat untuk pinjaman dapat kita penuhi? Tapi hindari meminjam pada individu. Apalagi berbunga. Pasti lebih tinggi. Agama juga melarang.

Cara paling aman adalah berbagi. Mengajak orang lain menanam uangnya. Tentu saja dalam hal ini kejujuran landasan utama. Seberapa percaya orang pada Anda.

Sistem berbagi saham. Amat ringan dari segi risiko. Kita telah berbagi keuntungan maupun risiko bisnis. Kita tidak perlu menyediakan jaminan. Cukup dengan perjanjian berbagi hasil.

Tapi ingat pertaruhannya juga besar. Bahwa kejujuran dan transparansi menjadi hal pokok. Jika ini terpenuhi maka inilah cara terbaik dan termurah membesarkan bisnis.

Hampir semua pengusaha yang besar melakukan hal ini. Mereka menjual saham ke publik. Untuk menambah ekuitas. Tanpa harus ditekan oleh bunga dan jaminan.

Pada skala usaha kecil banyak yang gagal. Sebab ketidakjujuran pengelola.

Bisnis itu mengumpulkan hal-hal sedikit untuk menjadi besar. Dan tidak satu bisnispun bisa sehat tanpa kejujuran. Bahkan, penjudi sekalipun.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.