20 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Banding

...

  • MUDIN PASE
  • 08 September 2019 07:30 WIB

Ilustrasi perbandingan. Foto Shutterstock
Ilustrasi perbandingan. Foto Shutterstock

"Makin lama warungku makin banyak saingan. Pengunjung menyusut drastis. Kapok aku dibisnis ini," keluh seorang pengusaha warung kopi modern.

"Bisnis lagi booming, ya, untuk eksis Anda butuh pembeda," jawab saya.

Sahabat!!!

Kini bisnis warung kopi atau tempat nongkrong sedang booming. Banyak orang tiba tiba terjun ke bisnis ini. Yang dahulunya tidak punya basic di bisnis. Atau tidak punya pengalaman di bisnis begini. Tapi kini berinvestasi di sini. Bahkan terkesan amat spekulatif.

Sebenarnya di semua bisnis, kita harus mempertimbangkan 2 hal. Pertama, suplai dan permintaan. Kedua, jika ingin menciptakan pasar, maka faktor maintenance perilaku konsumem. Maka lihatlah kecenderungan.

Semisal bisnis warung kopi. Atau tempat nongkrong. Saat ini bisnis ini tumbuh sangat pesat. Bahkan kelebihan suplai. Dalam setahun pertumbuhannya lebih 50%. Sementara jumlah konsumen tumbuh 10%. Maka yang terjadi adalah perpindahan konsumen.

Jika begini, maka akan ada bisnis sejenis megap megap. Bahkan akan mati. Konsumen cenderung tidak setia. Apalagi kalangan milenial. Akan suka mengeksplore hal hal baru.

Jikapun Anda telah terjun atau nekat juga terjun ke bisnis ini. Maka dibutuhkan kreativitas tinggi. Agar faktor pembeda Anda menjadi nilai tambah. Anda harus memberi sesuatu untuk mengikat konsumen Anda. Misalnya menu, layanan atau segmentasi konsumen.

Selain itu, Anda sangat mungkin tetap berbisnis di segmen ini. Misalnya menjadi penyuplai. Penganan/kue atau makanan lain. Yang mungkin disukai konsumen kedai kopi.

Dalam bisnis Anda tidak cukup meniru. Atau bermodal uang dan nekat. Faktor faktor penunjang perlu dicermati. Apalagi cabang bisnis yang sedang booming. Konon Anda pemula di bisnis ini. Bisnis makanan memang tidak ada matinya. Tapi kelebihan suplai berbahaya bagi keberlangsungan bisnis apapun.

Kreativitas dan ketelatenan syarat pokok Anda memulai atau survive bisnis. Dan kuatkan branding bisnis Anda. Jangan takut mengeluarkan biaya promosi.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.