11 July 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Begini Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMAN 1 Samudera

...

  • portalsatu.com
  • 25 November 2019 17:35 WIB

Foto: dok. Wacana
Foto: dok. Wacana

ACEH UTARA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh bekerja sama dengan lembaga Wartawan Cegah Narkoba (Wacana) Aceh mengadakan sosialisasi bahaya Narkoba di SMAN 1 Samudera, Aceh Utara, 23 November 2019. Selain dari SMAN 1 Samudera, sosialisasi itu juga diikuti perwakilan pelajar dari sejumlah SMA sederajat di Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, dan sekitarnya.

Kegiatan itu dibuka Kasubbag Tata Usaha Dinas Pendidikan Aceh Cabang Aceh Utara, Supri Ariadi, dihadiri Kasubbid Ketahanan Ekonomi dan Sosbud Badan Kesbangpol Aceh, Surya Edi Rahman, mewakili Kepala Badan Kesbangpol Aceh.

Adapun para pemateri yang mengisi sosialisasi itu antara lain Ketua Umum Wacana Aceh, Sugito Tassan, dengan tema “Bahaya Narkoba Bagi Kehidupan Pelajar”, Direktur Tanda Seru (!) yang juga trainer, Lailan Fajri Saidina, memotivasi para pelajar dengan materi “Tetap Gaul dan Keren Tanpa Narkoba”, dan Ketua Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) yang juga motivator, Roys Fahkevi, mengangkat tema “Membangun Kreativitas Tanpa Narkoba”.

Dalam pemaparannya, Sugito mengingatkan para pelajar agar jangan pernah mengonsumsi Narkoba, sebab nantinya akan ketagihan. “Kalau suka coba-coba bisa jadi ketagihan. Jika sudah ketagihan maka akan susah untuk mengobatinya,” ujarnya.

Dia menyebutkan, daya rusak Narkoba sangat luar biasa. Hal itu berdasarkan sejumlah kasus yang terjadi selama ini dan sudah diberitakan media massa. “Daya rusaknya luar biasa, bahkan ada pengguna Narkoba yang sampai membunuh orang tuanya. Oleh karena itu, jauhi Narkoba sebelum merusak kita dan keluarga kita,” kata Sugito.

Sugito juga menyampaikan tanda-tanda jika pelajar menyalahgunakan Narkoba. Di antaranya, prestasi belajar menurun, tidak peduli terhadap lingkungan, sering mengantuk di sekolah, dan mulai bergaul dengan orang-orang yang tidak beres.

“Untuk menghindari atau mencegah agar tidak terpengaruh dengan Narkoba, para pelajar harus mendekatkan diri kepada kegiatan-kegiatan yang positif. Misalnya, bergabung dengan kegiatan remaja masjid, atau aktif di bidang olahraga, kegiatan pramuka, termasuk mendekatkan diri kepada orang tua,” tuturnya.

Sementara itu, dua pemateri lainnya, Lailan Fajri Saidina dan Roys Fahlevi, menampilkan sejumlah permainan menarik yang membuat para peserta sosialisasi itu lebih bersemangat. Kedua narasumber itu memotivasi para pelajar supaya menjadi kaum milenial yang anti-Narkoba, generasi berprestasi yang bermanfaat bagi orang lain, termasuk orang tua dan masyarakat.    

Kasubbid Ketahanan Ekonomi dan Sosbud Badan Kesbangpol Aceh, Surya Edi Rahman, dalam sambutannya pada kegiatan itu mengatakan, perang terhadap Narkoba menuntut semua komponen masyarakat maupun elemen bangsa untuk bergerak secara aktif melawan Narkoba. Pasalnya, kejahatan Narkoba merupakan kejahatan luar biasa yang harus diperangi secara serius.

Dia mengajak para pelajar SMA sederajat ikut berperan dalam upaya pencegahan Narkoba, karena barang haram itu dapat merusak generasi muda. Dia berharap semua pelajar yang mengikuti sosialisasi tersebut bisa menjadi Duta Anti-Narkoba untuk bersama-sama dengan pemerintah daerah serta elemen lainnya memperluas kampanye bahaya Narkoba di lingkungan sekolah dan gampong-gampong.[](adv)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.