25 June 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Dema UIN Ar-Raniry dan STKIP BBG Gelar Diskusi Kebangsaan Pancasila

...

  • MHD SAIFULLAH
  • 19 June 2017 11:20 WIB

@PORTALSATU.COM/Mhd Saiful
@PORTALSATU.COM/Mhd Saiful

BANDA ACEH - Dewan Mahasiswa (DEMA) UIN Ar-Raniry dan STKIP BBG Aceh menggelar Diskusi Kebangsaan Refleksi Hari Lahir Pancasila dengan tema "Pancasila Sebagai Pemerkuat Integrasi Bangsa" di Chek In Coffee Banda Aceh, Minggu, 18 Juni 2017.

Hadir sebagai pembicara Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry, Prof. Syamsul Rijal, Ketua KNPI Aceh Jamaluddin, dan Azhari selaku Presidium KAHMI Aceh yang juga Ketua Koniry Aceh, serta dimoderatori oleh mantan Presma UIN Ar-Raniry Fakhrul Radhi.

Ketua Panitia acara tersebut, Jurmadi Abdullah dalam laporannya mengatakan, kegiatan tersebut diinisiasi oleh para mahasiswa setelah melihat keadaan saat ini, sehingga pemuda harus mengambil peran penting dalam memperkuat Pancasila sebagai ideologi dalam berbangsa dan bernegara.

Syamsul Rijal dalam diskusi tersebut mengatakan, Pancasila merupakan pemersatu seluruh anak bangsa di Indonesia. "Dikarenakan memang ideologi Pancasila ini diciptakan sebagai pemersatu," katanya dalam diskusi kebangsaan tersebut.

Menurutnya, tanpa sebuah pemersatu  seperti Pancasila tidak akan bisa menyatukan bermacam-macam suku, agama, dan ras yang hidup di Indonesia, sebut Wakil Rektor III UIN AR-Raniry itu.

Unsur yang terkandung dalam Pancasila katanya sudah lengkap untuk ditekuni oleh masyarakat dalam tata berkehidupan untuk menyatukan bangsa.

"Seperti sila ke 5 ,Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, ini sudah mengajak kita semua kedalam cara keadilan dan bersosial," katanya.

Maka dari itu, ia mengajak kepada seluruh mahasiswa dan pemuda untuk lebih kreatif dan kritis sebagai generasi  ke depan, serta menekuni terhadap isi yang terkandung dalam Pancasila.

Sementara itu, Ketua KNPI Aceh mengajak pemuda untuk menjaga keutuhan NKRI. "Kita di Indonesia ini hidup dari berbagai suku, agama dan ras, maka Pancasila  sebagai alat untuk memperkuat integrasi Indonesia," katanya.

Ia juga mengajak seluruh pemuda untuk menjaga negara dari  ancaman yang ingin merusak keamanan bangsa.

Senada dengan dua pemateri ini, Azhari juga meminta para pemuda dan mahasiswa untuk memperkuat Pancasila sebagai pemersatu bangsa. "Betapa mulia para pendiri bangsa yang melahirkan Pancasila, karena tanpa Pancasila maka negara ini akan hancur," ungkapnya.

Usai acara para mahasiswa yang diwakili oleh Presma UIN Ar-Raniry, Nurul Ikhsan dan Presma STKIP BBG, Irsadul Akhlis membaca deklarasi mahasiswa peduli Pancasila yang diikuti oleh seluruh mahasiswa, serta ditutup dengan penandatangan komitmen bersama mahasiswa provinsi Aceh peduli Pancasila.[]

Editor: IHAN NURDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.