25 November 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Dosen Unsyiah Kenalkan Alat Pengering Tepat Guna untuk Kelompok Usaha Mikro

...

  • PORTALSATU
  • 08 September 2017 17:20 WIB

BANDA ACEH -- Dosen dan mahasiswa Teknik Pertanian Unsyiah melakukan pengabdian di Gampông Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat. Kegiatan ini untuk mengenalkan dan praktik pemanfaatan teknologi tepat guna bagi kelompok usaha mikro bidang perikanan.

Tetua tim Diswandi Nurba mengatakan, dalam pengabdian ini mereka memberikan praktik aplikasi alat pengering Efek Rumah Kacah-Hybrid untuk mempercepat pengeringan produk olahan ikan.

"Pengering ini mempunyai konsep yang sederhana yaitu dengan memanfaatkan sinar matahari dan energi panas biomassa (arang)," kata Diswandi melalui keterangan tertulis, Jumat, 9 September 2017.

Menurutnya, kelebihan alat ini tetap bisa beroperasi ketika cuaca mendung maupun hujan, cara seperti ini dapat menghasilkan produk olahan yang hiegenis dan berkulitas.

"Tujuan kita dari pengabdian ini hendaknya mampu menggerakkan potensi usaha mikro yang ada di masyarakat, Unsyiah siap membantu dengan sumber daya manusianya, target kita memang kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat, dan itu merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi," katanya.

Ia menyebutkan, pihaknya akan melakukan upaya koordinasi dengan pemerintah kabupaten setempat, agar kegiatan ini dapat terselenggara sesuai harapan, dan menciptakan peluang bagi masyarakat untuk lebih produktif dalam memanfaatkan potensi wilayahnya.

Pengabdian itu kata Diswandi, berlangsung pada Rabu, 6 September 2017. Merupakan program pengabdian di bawah LPPM Unsyiah dan Fakultas Pertanian. Melibatkan 30 peserta yang terdiri dari kelompok usaha mikro pengolahan ikan, aparatur desa, masyarakat, lima mahasiswa dan dua dosen.

Sementara itu, Geuchik Gampông Kuala Bubon, Muchlis, berharap kegiatan ini dapat berlanjut secara berkala. Terutama untuk memanfaatkan potensi kampungnya yang sangat besar di bidang perikanan.

"Banyak produk olahan seperti ikan yang bisa dihasilkan dari potensi gampông kami, hanya saja butuh berbagai peralatan dengan teknologi tepat guna seperti yankg dipraktikkan oleh tim Unsyiah tersebut," katanya.[]

Laporan Taufan Mustafa

Editor: IHAN NURDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.