25 November 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Inovasi Ruman Diapresiasi Sekretaris Kedutaan Besar Filipina

...

  • portalsatu.com
  • 11 September 2017 10:40 WIB

Sekretaris Ketiga Kedutaan Besar Filipina untuk Indonesia, Alan Roi Quilino Gabriola & Joseph Gideon A Garcio kunjungi Lembaga Pendidikan Ruman pada Sabtu (9/9/2017). @Ist 
Sekretaris Ketiga Kedutaan Besar Filipina untuk Indonesia, Alan Roi Quilino Gabriola & Joseph Gideon A Garcio kunjungi Lembaga Pendidikan Ruman pada Sabtu (9/9/2017). @Ist 

BANDA ACEH - “Salut dengan inovasi-inovasi yang telah RUMAN Aceh lakukan. Menurut kami, MIBARA sangat menarik, sebab mempromosikan literasi kepada semua kalangan. Namun, yang jauh lebih penting adalah MIBARA mengajak masyarakat berlaku jujur dan tanggungjawab. Sukses terus buat RUMAN Aceh”.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Ketiga Kedutaan Besar Filipina untuk Indonesia, Alan Roi Quilino Gabriola & Joseph Gideon A Garcio saat mengunjungi Lembaga Pendidikan Rumah Baca Aneuk Nanggroe (RUMAN) pada Sabtu (9/9/2017) sore kemarin. 

Mereka dibawa oleh Tridarsa Tosib Rangkuti, pengurus pusat Yayasan Fajar Hidayah Jakarta. Juga turut hadir Haikal Ilyas, pimpinan Sekolah Fajar Hidayah Aceh. 

Kunjungan mereka diterima langsung oleh Pendiri RUMAN, Ahmad Arif yang didampingi Ketua TBM (Taman Bacaan Masyarakat) RUMAN, Fadhillah Islami beserta beberapa relawan yang sedang memilah bahan bacaan untuk kegiatan MIBARA (minggu baca rame-rame). 

Sifat kunjungan tersebut informal. Suasananya berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Beragam topik sempat dibahas. Namun kemudian fokus pada bidang pendidikan. 

Terkait masalah pendidikan, Pendiri RUMAN, Ahmad Arif menguraikan beragam kegiatan yang pernah dan masih terus dilakukan. Di antaranya adalah Sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang telah memasuki tahun ketiga. 

“Mereka meengapresasi prinsip dasar RUMAN yang mengutamakan kejujuran dan tanggung jawab. Terlebih lagi ketika mereka tahu bahwa kita menjual mobil pada awal tahun 2016 agar bisa menyewa bangunan selama 5 tahun untuk melanjutkan Sekolah PAUD khusus dhuafa yang dimulai pada 2015 lalu”, ujar Arif.

Sekretaris Ketiga KEDUBES Filipina, Alan Roi menuturkan bahwa saat ini pihaknya sedang mempelajari dan mendalami konsep madrasah sebagai representasi model pendidikan Islam di Indonesia.

“Kami sedang mempelajari sistem madrasah di Indonesia. Sebab di bagian selatan Filipina, Mindanao, yang mayoritas muslim sedang bergiat mendirikan madrasah”, ujar Alan. 

Alan dan timnya juga sangat tertarik dengan wisata baca gratis MIBARA (minggu baca rame-rame) yang digelar TBM RUMAN setiap hari Minggu, mulai pukul 7 hingga 11 di lapangan Blang Padang, Banda Aceh.[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.