15 October 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kata Pimpinan Baru Soal Aktivitas Belajar Setelah Pesantren Ini Pindah Lokasi

...

  • Fazil
  • 30 July 2019 19:10 WIB

Tgk. Sulaiman Lhok Weng. Foto Fazil/portalsatu
Tgk. Sulaiman Lhok Weng. Foto Fazil/portalsatu

LHOKSEUMAWE - Aktivitas belajar mengajar di pasantren AN (singkatan) berjalan lancar setelah pindah ke lokasi baru di bekas lahan Pesantren Al-Muhajirin, Buket Rata, Gampong Meunasah Masjid, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe. 

Sebelumnya pesantren AN berada di Kecamatan Muara Dua dan sempat dibekukan oleh Pemko Lhokseumawe setelah polisi menangkap AI, dan MY, oknum pimpinan dan guru ngaji pesantren itu terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santri masih anak di bawah umur. 

Setelah Pemko Lhokseumawe mencabut pembekuan, struktur pengurus yayasan pengelola pesantren itu pun berubah. Pesantren tersebut kini dipimpin Tgk. Sulaiman Lhok Weng. "Aktivitas belajar (tahun ajaran 2019/2020) hari pertama kemarin (Senin) di pasantren ini para santri sangat antusias, terlebih saat dibuka pengajian diawali dengan membaca Alquran dan salawat untuk mengiringi awal dari proses pendidikan para santri," kata Tgk. Sulaiman kepada para wartawan, Selasa, 30 Juli 2019.

Tgk. Sulaiman menyebutkan, saat ini jumlah santri 140 terdiri dari tujuh kelas. "Untuk proses belajar megajarnya sebagaimana biasa tidak ada kesulitan maupun hambatan.  Mungkin proses pemindahan pasantren yang ada kendala beberapa hari lalu, Alhamdulillah ini semua sudah teratasi sehingga kegiatan belajar berjalan dengan baik," ujarnya.

"Mengenai administrasi sebagaimana biasanya tidak ada keluhan dari santri, tapi ada sebagian santri yang sebelumnya sudah keluar dan juga ada yang masuk lagi, namun secara umum tidak ada hambatan. Kita juga mengimbau apabila ada santri yang mungkin sudah ke tempat (pasantren) lain, apabila ada yang ingin kembali ke sini kita tetap menerimanya kembali dalam jangka waktu tertentu". 

"Kita berharap ke depan pesantren AN ini lebih dikenal dan lebih baik lagi serta lebih bisa bermafaat untuk semua pihak, terlebih untuk santri, dan AN ini menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakat atau umat," kata Tgk. Sulaiman.[]

Lihat pulaPenjelasan Humas Pemkot Lhokseumawe Usai Pencabutan Pembekuan Pesantren Ini

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.