18 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Namanya Dicatut Untuk Minta Uang, Rektor Unimal Imbau Warga Abaikan Akun Facebook Palsu

...

  • Fazil
  • 27 November 2018 19:00 WIB

Ilustrasi. Foto: Istimewa/net
Ilustrasi. Foto: Istimewa/net

ACEH UTARA - Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, Prof. Apridar, mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap akun Facebook yang mengatasnamakan dirinya untuk meminta uang atau sumbangan.

Imbauan itu disampaikan Rektor Apridar melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Humas Unimal, Masriadi, Selasa, 27 November 2018. "Kita memastikan bahwa itu modusnya penipuan, jangan dilayani dan dipercaya. Karena selama ini ada pihak tidak bertanggung jawab yang mencatut nama Rektor (Apridar) dengan meminta sejumlah uang pada masyarakat," kata Masriadi.

Masriadi menjelaskan, informasi tersebut diketahui setelah sejumlah warga dan alumnus Unimal mengonfirmasi langsung kepada Rektor Apridar, ternyata akun dimaksud bukanlah miliknya. Di samping itu, ada salah seorang alumnus Unimal yang sedang berada di Jakarta, Senin, 26 November 2018, menyebutkan awalnya akun yang mengatasnamakan Apridar itu meminta pertemanan melalui akun Facebook.

Setelah diterima pertemanan, kata Masriadi, akun Facebook palsu itu langsung mengabari alumnus Unimal bahwa akan menyelenggarakan acara santunan anak yatim, dan diajak seluruh masyarakat untuk menyumbang dana. Sehingga si alumnus Unimal merasa curiga karena biasanya Rektor tidak pernah meminta sumbangan seperti itu. 

Berdasarkan pengakuan alumnus Unimal tersebut, kata Masriadi, kecurigaan itu terbukti ketika diajak berbicara dalam bahasa Aceh. Pemilik akun Facebook palsu yang mengatasnamakan Rektor Apridar itu masih menjawab dalam bahasa Indonesia.

Sementara itu, Dosen Unimal, Ayi Jufridar, menyebutkan, modus penipuan dilakukan pemilik akun Facebook palsu itu meminta uang Rp5 juta untuk keperluan santunan anak yatim dalam waktu dekat ini. Uang santunan dimaksud diminta dikirimkan ke nomor rekening BCA 4870663248 atas nama Mely.

“Saya hubungi langsung beliau (Apridar) untuk memastikan hal itu, ternyata memang bukan akun miliknya. Awalnya saya mengira akun Facebook beliau diambil alih pihak lain, ternyata tidak. Akun itu memang sengaja dibuat yang baru oleh pihak tidak bertanggung jawab, setelah itu mengajak pertemanan dengan orang lain, lalu meminta uang,” ujar Ayi Jufridar.[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.