25 May 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Para Lansia di Panti Jompo Ulee Kareng Menderita Berbagai Penyakit

...

  • portalsatu.com
  • 11 February 2018 10:30 WIB

BANDA ACEH - Divisi Geriatri Penyakit Dalam RSUZA bersama Asian Medical Students Association (AMSA) mengobati penghuni Panti Jompo Rumoh Geunaseh Sayang, Ulee Kareng, Banda Aceh, Sabtu, 11 Februari 2018. Berdasarkan pemeriksaan tim diketahui banyak orang lanjut usia di panti tersebut mengidap berbagai penyakit, baik penyakit umum maupun kronis dengan berbagai komplikasi.

Hadir ke lokasi dalam rangka mengobati para lansia ini adalah Ketua Divisi Geriatri Dr. M. Darma, MS, Sp. PD, FINASIM, serta dr. M.Ramazoni dan dr. Aidil dari Tim Geriatri Penyakit Dalam RSUZA.

"Beragam kondisi penyakit yang dikeluhkan oleh penghuni panti Jompo ini, dari mulai diabetes yang sudah berkomplikasi, hipertensi tidak terkontrol, penyakit sendi tulang seperti Osteo Atritis, Osteoporosis, Post Stroke dengan Instabilitas dan resiko jatuh, dimensia, depresi dan berbagai penyakit lainnya yang harus ditangani serius dan secara rutin. Sebagian pasien yang ditemukan, telah kita edukasi untuk berobat rutin ke RSUZA sebagai rumah sakit rujukan provinsi yang memiliki Poli Geriatri," ujar dr Ramazoni, salah satu dokter dari Tim Geriatri RSUZA Banda Aceh, melalui siaran pers kepada portalsatu.com.

Dia mengatakan visited langsung ke panti jompo tersebut berhasil mengobati 30 pasien usia lanjut. Sebagian pasien diperiksa langsung di dalam kamar akibat kondisi pasien yang tidak memungkinkan untuk berjalan. Sementara sebagian lainnya dikumpulkan untuk diperiksa kesehatannya di aula panti.

"Dari pemeriksaan ini kita melihat pentingnya pengobatan yang rutin terhadap pasien-pasien usia tua, agar walaupun usia tua, pasien dapat melakukan ibadah yang baik di masa senjanya tanpa terganggu oleh sakit yang diderita," ujar dr. M. Ramazoni yang saat ini sedang menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Perserta Pendidikan Spesialis Penyakit Dalam (PAAPDA).

Ramazoni mengatakan hal terpenting adalah para lansia tersebut dapat didampingi terus menerus untuk mengonsumsi obat yang diberikan tim medis. Apalagi, kata dia, jika mengingat usia pasien yang sebagian menderita gangguan pengelihatan dan dimensia. 

Sementara M Darma menyebutkan pihaknya telah merencanakan kegiatan rutin secara berkala untuk mengunjungi pasien di panti jompo. Hal ini dilakukan demi membantu para orang tua di usia lanjut agar tetap dapat melakukan kegiatan, terutama dalam hal ibadah. "Maka penting sekali perhatian kita bersama," katanya.

"Sebahagian pasien lansia ini juga akan kita prioritaskan berobat ke RSUZA, untuk penanganan kondisi sakit yang tidak bisa kita obati di panti jompo," ujar Darma, mengakhiri.[]

Editor: BOY NASHRUDDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.