27 March 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


PAUD RUMAN Kembali Menerima Hibah APE Disdik Aceh

...

  • PORTALSATU
  • 29 December 2016 12:00 WIB

@Ist
@Ist

BANDA ACEH – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dikhususkan bagi anak duafa oleh Lembaga Pendidikan Rumah Baca Aneuk Nanggroe (RUMAN) kembali menerima hibah alat permainan edukatif (APE) dari Dinas Pendidikan Provinsi Aceh.

Paket hibah APE dalam ruangan PAUD/TK/RA Wilayah I yang diantarkan oleh mitra pengadaan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh pada Selasa (27/12/2016) siang tersebut diterima oleh Kepala Sekolah PAUD RUMAN, Riski Sopya S.Pd., beserta jajarannya.

Riski Sopya mengungkapkan, paket tersebut terdiri dari 8 container box dengan total harga Rp29.586.800, seperti termaktub pada Surat Serah Terima Barang. Setiap container box berisi beragam permainan untuk sentra dalam ruangan.

“Delapan container box itu untuk sentra bahan alam, sentra balok, sentra bermain peran mikro dan makro, sentra fun cooking, sentra matematikaria, sentra persiapan baca tulis, sentra seni dan kriya, serta sentra musik dan gerak”, ujar Riski.

Tanpa Proposal

Sebelumnya, ujar Riski melanjutkan, pada awal tahun ajaran 2016/2017 ini, Sekolah PAUD RUMAN juga telah menerima hibah APE dari Dinas Pendidikan Aceh. Bedanya, yang pertama ini berupa APE luar ruangan kelas.

APE luar tersebut terdiri dari 6 macam mainan dengan total anggaran  Rp 29.124.500, yaitu, ayunan bulat besar, komedi putar besar, peluncuran gelombang, ayunan kuda, tangga majemuk, dan terowongan.

“Kedua APE tersebut kita terima tanpa mengajukan proposal. Karenanya, kita cukup terkejut sekaligus bahagia ketika menerimanya. Kami haturkan terima kasih atas atensi, apresiasi, bimbingan, dan bantuan dari Dinas Pendidikan Aceh”, ungkap Riski sembari tesenyum.

Prioritaskan Kualitas dan Pelayanan

Di tempat terpisah, Pendiri RUMAN, Ahmad Arif dalam siaran pers, menjelaskan bahwa PAUD RUMAN dimulai sejak tahun anggaran 2015/2016 lalu dengan total murid 40 orang. Padahal, rencana awal hanya untuk 25 anak.

Meski dikhususkan bagi anak-anak keluarga duafa, kalitas dan pelayanan tetap yang terdepan. Surat keterangan miskin bukan menjadi penentu, melainkan hasil surve langsung tim RUMAN ke rumah masing-masing calon murid.

“Di tahun ke dua ini, total murid PAUD RUMAN mencapai 55 orang. Hanya 12 yang berbayar, lainnya gratis seratus persen sejak pendaftaran hingga tamat TK (taman kanak-kanak) nantinya. Biaya operasional berasal dari donasi tidak mengikat sahabat sosial media di luar dan dalam Aceh”, kata Arif.[] (*sar)

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.