08 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Rektor Unsyiah Sebut Cuitan Saiful Mahdi Bukan Kebebasan Akademik

...

  • ANTARA
  • 03 September 2019 18:25 WIB

Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Samsul Rizal. (ANTARA/Ifdhal)
Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Samsul Rizal. (ANTARA/Ifdhal)

BANDA ACEH - Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Prof. Samsul Rizal, menganggap  Dr. Saiful Mahdi sebagai seorang dosen Fakultas MIPA Unsyiah yang dipolisikan gara-gara cuitannya dalam komentar di grup WhatsApp Unsyiah secara etis bersalah, dan itu bukan sebuah kebebasan akademik, melainkan fitnah.

“Secara etis hasil dari Senat Universitas, salah. (Cuitannya) bukan kebebasan akademik. Saya ingin menekankan kebebasan akademik beda dengan fitnah dengan hoaks. Itu bukan kebebasan akademik, bukan hasil pemikiran statistik, karena itu menuduh,” katanya, di Banda Aceh, 2 September 2019.

Sebelumnya, Saiful dilaporkan ke polisi oleh Dekan Fakultas Teknik Unsyiah Taufik Saidi lantaran komentarnya tentang rekrutmen PNS di lingkungan Unsyiah melalui grup WhatsApp Unsyiah, yang beranggotakan para dosen dosen dari kampusnya mengajar.

Atas cuitan itu kemudian Saiful diadukan ke Senat Universitas, hingga rektor Unsyiah mengeluarkan surat teguran pelanggaran etika terhadapnya. Dalam kasus ini Saiful juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polresta Banda Aceh karena diduga melanggar pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Samsul menjelaskan, sebelumnya dari hasil sidang etik Senat Universitas tersebut Saiful telah dimintai untuk meminta maaf atas cuitannya yang dianggap melanggar etis, namun hal itu tidak kunjung dilakukan Saiful.

“Senat sudah meminta, senat sudah sidang, (Saiful) meminta maaf saja, itu saja. Ya sampai hari ini saya belum menerima (permintaan maaf Saiful),” katanya.

Kemudian dia juga menyebutkan pihak universitas jantoeng hatee rakyat Aceh ini menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian terhadap proses hukum tersebut. Meskipun sebelumnya Unsyiah telah berupaya melakukan penyelesaian melalui aturan yang berlaku di lingkungan Unsyiah.

“Kalau sudah ditangani pihak kepolisian, kita serahkan saja,” kata Samsul.

Reporter: Khalis Surry.[]Sumberantaranews.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.