12 November 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia

Lhokseumawe
STIKes Bumi Persada Gelar Seminar Pencegahan Bunuh Diri

...

  • PORTALSATU
  • 13 October 2019 11:30 WIB

Foto: istimewa/STIKes Bumi Persada
Foto: istimewa/STIKes Bumi Persada

LHOKSEUMAWE - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bumi Persada bekerja sama dengan Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) Cabang Lhokseumawe menggelar seminar kesehatan, di Aula STIKes  Bumi Persada Lhokseumawe, Sabtu, 12 Oktober 2019.  

Seminar bertema “Pelayanan kesehatan dan pencegahan suicide (bunuh diri) bagi remaja” itu diisi dua pemateri dan dihadiri 80 peserta berasal dari sekolah, institusi terkait, termasuk instansi di bidang kesehatan.

Wakil Ketua I Bidang Akademik STIKes Bumi Persada sekaligus pemateri pertama, Ns. Fauzan Saputra, S.Kep., MNS., mengatakan risiko bunuh diri dapat diatasi dengan mudah. Yaitu, jika ada masalah, carilah teman yang bisa diajak untuk bercerita.

“Apabila ada masalah jangan dipendam sendiri, karena emosi itu wajar. Cara mengatasi masalah tersebut, salah satunya, dengan mencari pertolongan atau membuka ruang diskusi, apalagi ketika masalah tersebut dianggap sudah terlalu membebani dan tidak ketemu solusinya,” ujar Fauzan Saputra.

Narasumber kedua, Azhari T. Ahmadi, ST., S.Pd., T.Gr., anggota DPRK Lhokseumawe, mengapresiasi STIKes Bumi Persada mengadakan kegiatan ini. Dia mengajak mahasiswa dan pemuda agar peduli terhadap persoalan pelayanan kesehatan dan masalah suicide di kalangan kawula muda.

“Persoalan suicide menjadi persoalan yang memprihatinkan, karena banyak kawula muda yang sibuk pada kegiatan yang kurang bermanfaat dan hanya merugikan waktu. Inilah yang harus menjadi perhatian kita bersama, untuk menyiapkan generasi muda ke depan agar bisa mengimbangi perkembangan dunia, sehingga tidak terjerumus ke dalam perbuatan yang dilarang oleh agama. Selanjutnya sudah kita siapkan wadah dalam bentuk lahan observasi dan edukasi serta rekreasi untuk kegiatan mahasiswa dan masyarakat untuk mewujudkan gagasan yang brilian,” ujar Azhari.

Sementara itu, Intan Fauziana, Direktur LKMI Cabang Lhokseumawe, menyampaikan harapannya kepada pemerintah daerah agar memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat lebih maksimal. “Bagaimana etika berkomunikasi dengan baik, memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan tidak memberatkan beban mereka dengan syarat dan ketentuan berlaku,” ucapnya.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.