26 April 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Syaikh Muhammad Abdur Rahim dari Yaman Dijadwalkan ke Aceh

...

  • portalsatu.com
  • 25 March 2019 12:30 WIB

Syaikh Muhammad Abdur Rahim di Malaysia. @Istimewa
Syaikh Muhammad Abdur Rahim di Malaysia. @Istimewa

Ulama dari Negeri Yaman, Syaikh Muhammad Abdur Rahim, yang merupakan pensyarah di University Darul Ulum Asy-Syari'ah, Hudaibah, Yaman, dan ahli majelis fatwa di kota tersebut dijadwalkan mengunjungi Aceh.

Dalam musyawarah panitia pada hari Rabu 18 Maret 2019 di Pante Raja, Pidie Jaya, menghasilkan beberapa kesepakatan.

"Insya Allah Syaikh akan tiba dan berada di Aceh selama satu minggu dimulai pada hari Rabu 3 April sampai hari Selasa 9 April 2019," kata panitia, Tgk Haji Irham Fikri dari Langsa yang merupakan alumi Yaman.

Kata dia, nengenai perinciaan agenda akan disempurnakan dalam beberapa hari ke depan, Jum'at ini.

"Syaikh akan bersilaturahim ke beberapa tempat selama di Aceh. Panitia akan menyambut kedatangan syaikh di bandara SIM beserta kepulangan di Kualanamu," katanya.

Tentang Syaikh Muhammad Abdur Rahim

Salah satu guru beliau yang terkenal Syaikh Yasin Padani, ahli hadis, dan menguasai semua sanad ilmu sehingga digelar musnid dunia (ulama yang menguasai semua sanad di alam ini). Ia termasuk murid dari Abuya Maliki (Syaikh alim allamah Sayed Muhammad Maliki)
Syaikh Muhammad bin Abdur Rahim mula belajar di Mekkah yaitu madrasah yang terkenal di seluruh dunia, Abuya Muda Wali pernah belajar di madrasah tersebut.

Syaikh Muhammad Abdur Rahim sekarang pensyarah di University Darul Ulum Asy-Syari'ah, Hudaibah, Yaman, dan ahli majelis fatwa di kota tersebut.

Sebagaimana diketahui, hubungan Aceh dengan Yaman telah terjadi di masa awal penyebaran  dakwah Islam ke Asia Tenggara oleh para khalifah. Sebagian besar ulama di Aceh berasal dari Yaman, yang di masanya, Yaman memiliki kota paling maju di Timur Tengah dan pusat perkembangan fiqih  Islam Mazhab Syafi'i.

Ketika kekhalifahan Islam dipimpin oleh Kesultanan Turki Usmani, niscaya untuk kepentingan dakwah, sultan Turki mengirimkan ulama dari Yaman ke Aceh karena Yaman dan Aceh mengikuti mazhab fiqih yang sama, sementara Turki mengikuti fiqih mazhab Hanafi.[] Rilis

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.