24 August 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Syakira, Relawan Cilik Rumah Pustaka Ruman Aceh

...

  • PORTALSATU
  • 18 May 2019 19:30 WIB

Foto: istimewa
Foto: istimewa

Syakira keluar dari rumahnya membawa 2 keranjang plastik di atas troli kecil dengan kedua tangan kecilnya menuju Mushalla Al Muttaqin, beberapa meter dari kediamannya, Sabtu, 18 Mei 2019, pagi.

Di mushalla tersebut, sudah menunggu puluhan anak-anak murid TPA (taman pendidikan al Quran) Dusun Cempaka Putih, Desa Geuceu Iniem, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh. Kehadirannya disambut dengan suka cita gembira.

Mengapa demikian? Karena, hari ini Syakira membawa 101 bahan bacaan yang bisa dibaca secara gratisan. Di samping itu, juga bisa dipinjam selama sepekan 2 judul setiap peminjam.

Bahan bacaan tersebut dipinjamnya kepada TBM (taman bacaan masyarakat) RUMAN (rumah baca aneuk nanggroe) Aceh melalui program RUMKA alias rumah pustaka secara gratisan pula selama satu bulan.

“Setiap orang bisa meminjam 2 judul buku untuk sepekan pertama ini, gratis loh. Modalnya hanya saling percaya, saling jujur dan saling tanggungjawab”, tutur Syakira.

Tak pelak, anak-anak bersemangat sekali memilih buku yang telah disusun di atas sajadah. Bahkan, salah seorang di antara mereka ada yang tunarungu. Namun, ekspresinya tak kalah gembira dari yang lainnya.

Lalu, secara tertib dan bergantian mendaftarkan buku yang mereka pinjam itu kepada Syakira. Buku peminjaman berisikan nama, nama orang ayah, nama ibu dan judul buku.

“Karena banyak yang tidak tahu nomor hand phone orang tuanya. Maka, kami catat nama ayah dan ibu dari setiap peminjam. Kan kami masih satu dusun, insya Allah kenal semua”, imbuh Syakira sembari tersenyum.

Impian Sejak Kelas 1 SD

Yusriana BZ, ibunda Syakira yang turut serta mendampingi aktivitas dara kecilnya itu mengungkapkan bahwa putrinya sudah lama bermimpi melakukan hal  ini.

“Sejak kelas 1 Sekolah Dasar, Syakira punya impian membawa buku bacaan dengan sepedanya, berkeliling kampung menyapa kawan-kawan. Tapi impipan itu tertunda, karena khawatir akan terjatuh saat membawa buku dalam jumlah banyak”, tutur Ummi Syakira.

Syakira, lanjut umminya mempunyai karakter suka melayani orang lain. Ia akan sangat bahagia bila mampu membantu siapa saja. Di sisi lain, Syakira juga sangat suka menyusun atau menata barang.

“Karena bersemangat sekali, dalam 2 hari, Syakira berhasil menulis 101 judul buku yang dipinjamnya dari RUMAN Aceh ke dalam formulir program rumah pustaka. Padahal, ia sangat tidak suka menulis huruf. Namun, ia sangat gemar mengggambar”, imbuh sang bunda.

Relawan Cilik (Termuda)

Pembina TBM RUMAN Aceh, Ahmad Arif yang hadir saat Syakira memulai kegiatannya pagi tadi mengatakan bahwa Syakira merupakan relawan cilik atau termuda dari semua relawan rumah pustaka (RUMKA). 

“Dari 44 relawan RUMKA kita yang tersebar di 44 lokasi pada 10 daerah Kabupaten/Kota se Aceh, Syakira menjadi relawan paling cilik. Ia masih duduk di kelas 5 jenjang sekolah dasar. Semangatnya tak kalah dari relawan lain yang berusia jauh di atasnya. Salut buat ananda Syakira”, ujar Arif tersenyum.

Program RUMKA diluncurkan RUMAN Aceh pada Januari 2015 lalu di Pidie Jaya. Tujuannya untuk memudahkan anak-anak Aceh dalam mengakses bahan bacaan berkwalitas secara gratisan.

“Siapa saja bisa menjadi relawan RUMKA. Relawan menyediakan tempat membaca buat anak-anak usia SD dan menemani mereka selama membaca sesuai dengan kemampuan sang relawan meluangkan waktu. Kita akan pinjamkan 50 buku untuk 2 pekan atau 100 buku untuk sebulan secara gratisan. Bahkan, ongkos pengiriman kita yang tanggung”, pungkas Arif.[](*)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.