19 July 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


TBM Ruman Aceh Buka Titik 38 & 39 Rumah Pustaka

...

  • PORTALSATU
  • 06 February 2019 15:30 WIB

Foto: dok. Ruman Aceh
Foto: dok. Ruman Aceh

BANDA ACEH  – Taman bacaan masyarakat (TBM) di bawah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Rumah Baca Aneuk Nanggroe (RUMAN) Aceh membuka dua titik baru program “Rumah Pustaka” baru-baru ini.

Kedua titik tersebut adalah SDIT (Sekolah Dasar Islam Terpadu) Nurul Fikri Aceh di Kecamatan Darul Imarah dan Remaja Meunasah Gampong Jruek Balee, Kecamatan Indrapurti. Kedua Kecamatan itu berada dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar.

Ketua TBM RUMAN Aceh, Fadillah Islami S.I.Kom., menuturkan bahwa program Rumah Pustaka diinisiasi untuk menjembatani daerah-daerah yang berjauhan dari basecamp mereka untuk dapat mengakses pada bahan bacaan yang berkualitas secara gratisan yang disediakan pihaknya.

“Siapa saja yang mau menjadikan rumahnya sebagai tempat membaca bagi anak-anak usia preschool dan SD (sekolah dasar). Akan kita pinjamkan secara cuma-cuma 50 bacaan selama 2 pekan atau 100 bacaan selama sebulan. Setelah itu, bisa ditukar dengan bacaan lainnya dalam jumlah serupa untuk waktu yang sama pula,” ujar Fadil.

Setiap relawan titik rumah pustaka, ungkap Fadil melanjutkan, tidak dibebani hal-hal administratif. Modalnya hanya 3. Yaitu, saling percaya (baik sangka), saling jujur (mutual trust) dan saling tanggungjawab.

“Seminggu sekali, relawan rumah pustaka mengirimkan dokumentasi berupa foto. Dan, foto itu diambil oleh relawan secara natural, tanpa setingan atau rekayasa. Bahkan, cenderung candid. Agar anak-anak tetap nyaman saat membaca buku atau majalah,” imbuh Fadil.

SDIT Nurul Fikri Aceh

Relawan SDIT Nurul Fikri (NF) Aceh, Fitri menguraikan, di sekolah mereka ada program one month one book atau OMOB. Setiap murid diminta harus membaca tuntas 1 buku setiap bulan di luar buku pelajaran.

Untuk mendukung kelancaran program tersebut, pihaknya mengajukan kerjasama kepada TBM RUMAN Aceh.

“Alhamdulillah, kita dipinjami 100 buku oleh TBM RUMAN Aceh selama sebulan. OMOB kita gelar setiap hari Selasa dan Kamis, mulai pukul 08.00 hingga 08.30 WIB. Anak-anak bebas membaca buku yang kita hidangkan dalam masa 30 menit tersebut,” ujar Fitri.

SDIT NF Aceh merupakan sekolah formal kedua yang menjalin kerjasama dengan TBM RUMAN Aceh. Sebelum mereka, SDIL (Sekolah Dasar Islam Laboratorium) PKPU Aceh telah menjalin kerjasama sejak tahun ajaran 2015/2016 lalu hingga saat ini.

Remaja Meunasah Jruek Balee

Sementara itu, Raihanum, Ketua Remaja Meunasah Jruek Balee (RMJB) sekaligus penanggungjawab titik ke 39 rumah pustaka merasa sangat bahagia bisa mewujudkan impian mereka mempunyai pustaka gampong.

“Kami menggelar kegiatan membaca bersama di meunasah bagi anak-anak dan warga pada setiap hari Sabtu dan Minggu. Anak-anak sangat bahagia bisa membaca beragam buku dan majalah yang belum pernah ada sebelumnya,” ujar Raihanum.

RMJB mendapat dukungan penuh dari geuchik kampung mereka. Bahkan, istri geuchik membawa langsung ketua RMJB dengan mengendarai sepeda motor ke basecamp RUMAN Aceh yang berjarak 20-an Km dari gampong mereka.

Sebagai informasi, program Rumah Pustaka dimulai sejak Januari 2015. Hingga Januari 2019, telah dibuka di 39 titik pada 9 daerah Kabupaten/Kota se Aceh. Yaitu, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Jaya, Aceh Singkil, Bener Meriah, Aceh Tenggara, Banda Aceh dan Aceh Besar.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.