15 August 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


[FOTO]: Pulau Nasi, Sekeping Tanah Molek di Pulo Aceh

...

  • IHAN NURDIN
  • 29 January 2018 13:40 WIB

Pelabuhan Lamteng di Pulau Nasi, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar. Pelabuhan ini tempat bersandar kapal-kapal besar, sedangkan untuk merapat kapal kecil ada di sebelahnya. @PORTALSATU.COM/IHAN NURDIN
Pemandangan elok di salah satu sudut Pulau Nasi dari ketinggian kelok menuju arah Pantai Nipah. Pulau Nasi memiliki potensi wisata yang menjanjikan. Namun minimnya fasilitas akan menyulitkan wisatawan yang bertandang ke sini.
Mercusuar yang ada di Pulau Nasi. Menjadi salah satu titik destinasi yang indah untuk dikunjungi @PORTALSATU.COM/IHAN NURDIN
Gugusan karang yang menjorok ke laut di area mercusuar. Menjadi salah satu titik untuk swafoto yang ikonik @PORTALSATU.COM/IHAN NURDIN
Berada di tempat ini membuat pengunjung seolah enggan beranjak, birunya laut, hijaunya pepohonan, dan tumpukan karang yang mudah didaki, adalah sekeping keindahan yang dimiliki Pulau Nasi. Dari sini akan terlihat daratan Kota
Panorama pantai Lhok Mata Ie di Gampong Pasi Janeng, Pulau Nasi. Pasir putihnya yang lembut dan empuk, memberikan sensasi tak terlupakan bagi siapa pun yang pernah menjejakkan kakinya di sini @PORTALSATU.COM/IHAN NURDIN
Menunggu matahari terbenam adalah salah satu ritual paling asyik yang bisa dilakukan wisatawan di pantai Lhok Mata Ie. Dari sini terlihat jelas pemandangan berupa Pulau Breuh dan Pulau Kresik @PORTALSATU.COM/IHAN NURDIN

JANTHO -- Pulau Nasi adalah salah satu wilayah yang secara administrasi masuk dalam wilayah Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar. Pulau kedua terbesar setelah Pulau Breuh (beras) yang menjadi Ibu Kota Kecamatan Pulo Aceh. Pulau Nasi terdiri dari lima desa yaitu Deudap, Pasi Janeng, Rabo, Alue Reueyeng, dan Lamteng.

Pulau ini menyimpan potensi wisata yang menjanjikan. Sayangnya, minimnya fasilitas pendukung membuat calon wisatawan enggan berkunjung ke pulau ini. Sebut saja misalnya belum adanya fasilitas penginapan yang menjadi andalan utama wisatawan saat berkunjung ke suatu destinasi.

Di Desa Deudap, memang sudah ada homestay yang dikelola oleh desa yang dibangun dari Dana Desa. Namun wisatawan yang datang ke sana tampaknya masih mengandalkan rumah warga yang dikenal untuk menginap. Selain itu terbatasnya sarana transportasi publik juga menjadi kendala tersendiri.[] Foto direkam Sabtu, 27 Januari 2018.

Editor: IHAN NURDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.